Berita Sungailiat
Begini Sejarah Munculnya Otak-otak Belinyu, Diperkirakan Ada Sejak 1950
Menurutnya, makanan Otak-otak atau Sate Panggang ini sudah ada di Belinyu sekitar tahun 1950-an.
Penulis: edwardi | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tokoh masyarakat Kecamatan Belinyu yang dikenal juga sebagai ahli sejarah, Junkin Canis mengungkapkan sejarah munculnya makanan Otak-otak Belinyu atau dikenal oleh masyarakat Belinyu sebagai Sate Panggang.
Menurutnya, makanan Otak-otak atau Sate Panggang ini sudah ada di Belinyu sekitar tahun 1950-an.
"Dijual dengan arakan dulang kayu dengan cecelan duo saos, yaitu Tau Co (Lat Ciau Ciong) dan saos Terasi/Belacan (Mi Ha Pun Sui), dipadu dengan cabe tumbuk garam," kata Junkin.
Diungkapkannya, pada masa ini dibikin dan dijajankan ke masyarakat sekitar Pasar Lama (sekarang terminal bus lama) oleh ibu Seung Cai, pemilik warung es Kutub Utara Belinyu.
Dilanjutkannya, masa berganti dan umur ibu Sung Cai agak tua/uzur, kemudian ada muncul otak-otak Sung Li (tidak ada hubungan keluarga).
"Masa ini otak-otak Sung Li diperjajankan di rumahnya samping Gang Ban Fo di jalan Gajah Mada Belinyu.
Pewaris dari keluarga Sung Li ada beberapa putrinya, salah satunya adalah Hian Mui (A Mui).
"Sekitar tahun 2010, A Mui pindah ke Pangkal Pinang di jalan Melintas Pangkal Pinang. Dan sejak itu Pangkal Pinang memiliki Otak-otak," jelasnya.
"Jadi coba kita renungkan, apakah otak-otak ini berasal dari Belinyu atau Pangkal Pinang," imbuhnya.
(Bangkapos.com/Edwardi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/otak-otak-belinyu_20170706_170623.jpg)