Sabtu, 11 April 2026

Berita Belitung

Bupati Belitung Sebut Status Internasional Bandara HAS Hanandjoeddin Tidak Pernah Dicabut

Menurut Bupati Belitung memang sempat ada evaluasi terkait status bandara internasional, namun hingga kini tidak ada pencabutan

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Posbelitung.co/Dede S
Bupati Belitung, Sahani Saleh. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Bupati Belitung, Sahani Saleh menyebut status internasional Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Belitung tidak pernah dicabut,

Menurutnya memang sempat ada evaluasi terkait status bandara internasional, namun hingga kini tidak ada pencabutan. Apalagi Belitung termasuk dalam 10 destinasi pariwisata prioritas. 

"Belum pernah dicabut, hanya dalam operasionalnya (belum ada rute penerbangan internasional). Dalam FGD di Batam ada evaluasi status internasional di 15 bandara, termasuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Tapi dalam hal mengkaji lebih jauh (status internasional)," kata Sahani Saleh, Senin (5/6/2023).

Menurut pria yang akrab disapa Sanem ini, layanan penerbangan internasional sempat dibuka saat G20 lalu namun hanya bersifat sementara.

Pihaknya terus mengupayakan agar ada rute penerbangan internasional kembali. 

"Dua bulan lalu saat FGD (forum group discussion) manajer penerbangan se-Indonesia di Sheraton, mereka semua mengeluh kekurangan pesawat," ujarnya. 

Rencana dukungan membuka kembali rute penerbangan internasional juga sempat disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat ke Belitung.

Dukungan tersebut akan diberikan Sandiaga Uno asal Belitung menyelenggarakan minimal 4 event internasional berupa MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) internasional maupun berupa atraksi. 

"Tahun ini MICE internasional ada pertemuan ASEAN keempat pada 1-5 Juli. Nanti kita tambah Triathlon termasuk Pesona Belitung Beach Festival. Setiap tahun (upayakan) ada event internasional agar ada penerbangan internasional," ucapnya. 

"Sampai sekarang belum ada yang dicabut, hanya penerbangan internasional yang belum ada," tegas Bupati Belitung dua periode ini. 

Ia menambahkan tidak ada yang dirugikan dengan status internasional tetap dimiliki Bandara HAS Hanandjoeddin meski rute penerbangan internasional belum ada. Lantaran segala perlengkapan dan peralatan masih lengkap, termasuk Imigrasi dan Bea Cukai ada di Belitung

"Tidak ada yang dirugikan meski tidak ada rute penerbangan internasional," tuturnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved