Berita Bangka Selatan
Mengenal Desa Sumber Jaya Permai, Riza Herdavid: TMII di Bangka Selatan
Desa itu dikenal sebagai miniatur kelengkapan Indonesia, karena memiliki beragam agama yang hidup berdampingan dan saling membantu
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Desa Sumber Jaya Permai (SJP) di Kabupaten Bangka Selatan diklaim menjadi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Kabupaten Bangka Selatan.
Desa itu dikenal sebagai miniatur kelengkapan Indonesia, karena memiliki beragam agama yang hidup berdampingan dan saling membantu.
Tak hanya itu, letak rumah ibadah di daerah itu juga saling berdekatan satu sama lain seperti masjid, gereja maupun pura.
Untuk menuju ke sana membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Dengan jarak tempuh sekitar 69 kilometer dari pusat Kota Toboali.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan Desa Sumber Jaya Permai merupakan TMII yang ada di daerahnya.
Banyak aneka suku dan ragam budaya dikembangkan di wilayah itu. Sehingga hal itu harus terus dijaga kelestariannya.
Meski berbeda agama, namun warga di desa itu dapat hidup rukun dan saling tolong menolong di setiap kegiatan hari besar agama.
“Di sini ada dua pura, dua gereja, dua masjid. Bisa dikatakan SJP ini TMII yang ada di Kabupaten Bangka Selatan, dan ini wajib kita jaga bersama,” ucap dia kepada Bangkapos.com, Rabu (21/6/2023).
Riza memaparkan, banyak potensi yang dapat dikembangkan di Desa SJP, terutama dari segi kebudayaan.
Sebagai daerah transmigrasi, wilayah itu banyak ditempati oleh penduduk luar Pulau Bangka mulai dari suku Jawa, Sunda, Bali hingga Batak.
Oleh karena itu menurutnya, SJP layak disematkan sebagai TMII di Kabupaten Bangka Selatan. Bahkan kesenian asal desa tersebut tidak pernah mati, dengan selalu dikembangkan setiap saat.
Saat ada acara besar, banyak para pelaku kesenian dari desa tersebut turut serta menunjukkan keseniannya.
“Karena pelaku seni baik dari Jawa, Sunda itu juga ada di Bangka Selatan. Maka dari itu untuk parade seni nantinya akan dilakukan di Bangka Selatan,” papar Riza.
Oleh karena itu kata dia, pemerintah kabupaten akan memfokuskan akses mobilitas di daerah itu. Pihaknya akan mengembangkan sektor kebudayaan dan pertanian di wilayah itu.
Keberadaan desa itu diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lainnya untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan.
“Bagaimana tahun depan itu fokuskan satu saja anggarannya, tidak usah disebar jadi biar terfokus dan dananya mencukupi. Mungkin itu yang akan saya lakukan di SJP, Sidoarjo dan wilayah transmigrasi lainnya,” pungkasnya.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230621-Riza-Herdavid-saat-mengunjungi-Desa-Sumber-Jaya-Permai.jpg)