Rabu, 29 April 2026

Berita Bangka Tengah

Petani Bawang Merah di Dusun Nadi Desa Perlang Panen Hingga 2 Ton, Modal Bibit Hanya 400 Kilogram

Sejumlah petani bawang di Dusun Nadi Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah tampak bergembira, Kamis (20/7/2023).

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Dok/Desa Perlang
Panen bersama bawang merah oleh petani di Dusun Nadi Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, Kamis (20/7/2023). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah petani bawang di Dusun Nadi Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah tampak bergembira, Kamis (20/7/2023).

Pagi-pagi sekali, mereka sudah datang ke ladang untuk panen bersama bawang merah yang telah mereka tanam sejak beberapa bulan yang lalu.

Agus, petani bawang di Dusun Nadi mengungkapkan bahwa panen bawang yang dilakukan kali ini diperkirakan bisa mencapai 2 ton.

Baca juga: Tiga ASN Terlibat Tipikor, Pemkab Bangka Selatan Belum Tetapkan Sanksi Indispliner

Baca juga: Kecelakaan Motor, Ayah Tewas, Tiga Anak Yatim dan Ibunya di Desa Sarang Mandi Masih Jalani Perawatan

Bawang itu berhasil dipanen dari hasil bibit umbi sebanyak 400 kilogram yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah beberapa waktu lalu.

"Perkiraan kita mencapai 2 ton, dari umbi yang berikan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah 400 kg," ucap Agus.

Dia menerangkan, luas lahan yang dimilikinya mempunyai luas sekitar 4 hektar.

Lahan itulah dia jadikan tempat untuk bertani bawang merah bersama dengan petani lainnya.

Dia bersyukur lantaran tanah tempat dia bertani tersebut tergolong subur, termasuk untuk tanaman holtikultura seperti bawang merah.

"Selama ini banyak yang berhasil, bawang merah berhasil, cabai merah berhasil. Sekarang kita juga lagi coba nanam semangka," jelasnya.

Menurut Agus  pihaknya selaku petani sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Perlang dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah yang telah banyak membantu selama ini.

"Untuk semangka itu kami dibantu oleh pemerintah desa, kalau bawang merah dari Bupati Bangka Tengah. Kami juga terima kasih kepada para PPL yang banyak membantu kami selama ini," ujarnya.

Baca juga: Aplikasi iPubers Bakal Disosialisasikan ke Petani, Berikut Mekanisme Penebusan Pupuk Subsidi

Baca juga: Tunggu Kepulangan Redho Tri Agustian, Keluarga Sudah Siapkan Pemakaman

Sementara itu, Kepala Desa Wisata Perlang, Yani Basaroni menyarankan agar bawang yang dipanen ini bisa dinikmati oleh ke masyarakat Desa Perlang terlebih dahulu dan sisanya baru di jual ke tengkulak.

"Kita ingin yang menikmati bawang hasil alam Dusun Nadi ini ya masyarakat Desa Perlang. Jangan di jual semua ke tengkulak," harap Roni, sapaan akrabnya 

Ia mengapresiasi keseriusan petani di Dusun Nadi ini dalam mengoptimalkan bantuan Pemerintah Daerah Bangka Tengah maupun Pemerintah Desa Perlang.

"Kuncinya kalau kita serius dan tekun pasti berhasil," kata Roni.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved