Berita Pangkalpinang
Giliran Kantor DPRD Babel Digeruduk Wali Murid, Minta Support Wakil Rakyat untuk Persoalan PPDB
Puluhan masyarakat, dari berbagai latar belakang ini berkumpul di depan kantor DPRD Babel, mereka membawa poster dan spanduk yang berisi
Penulis: Riki Pratama | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Puluhan wali murid, dan masyarakat dari berbagai latar belakang pekerjaan, kembali melakukan aksi unjuk rasa, terkait carut marutnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2023.
Sebelumnya, mereka mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, pada Senin (24/7/2023) kemarin.
Pada hari ini, mereka kembali melakukan aksi lanjutan menyampaikan terkait carut marutnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2023.
"Kemarin kami sudah ke dinas pendidikan, kantor gubernur, berbicara dengan dinas pendidikan. Kami mengingatkan kembali ke wakil rakyat di DPRD untuk suport," kata Irianto Tahor perwakilan pendemo, dalam orasinya, di DPRD Babel, Kamis (27/7/2023).
Menurutnya ada kewajiban negara, dalam hal memberikan pendidikan dan mengalokasikan anggaran.
"Kewajiban negara untuk wajib belajar dari anak bangsa ini, kami minta mohon diterima, disampaikan ke pimpinan dewan menindak lanjuti ke pusat," katanya.
Para pendemo, terlihat membawa sejumlah spanduk.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah spanduk ucapan "Pj Gubernur Anak-Anak Kami Butuh Sekolah tolong Tuntaskan,"
Puluhan masyarakat, dari berbagai latar belakang ini berkumpul di depan kantor DPRD Babel, mereka membawa poster dan spanduk yang berisi kritikan terkait pelaksaan PPDB SMA/SMK di Babel.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)
Caption.Bangkapos/Riki Pratama.
Puluhan masyarakat, wali murid dari berbagai latar belakang pekerjaan, kembali melakukan aksi unjuk rasa, terkait carut marutnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/27072023aksii.jpg)