Berita Bangka Selatan
Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar di Desa Bedengung Bangka Selatan
Dalam waktu sekejap rumah itu rata dengan tanah. Setelah api membakar seluruh isi bangunan sekitar tiga jam lamanya
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Api membakar sebuah rumah semi permanen di Desa Bedengung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (6/8/2023).
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berbondong-bondong untuk memadamkan api agar tak menjalar ke rumah warga.
Tak hanya itu aparat desa setempat juga sempat menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun sayangnya api justru terus membesar lantaran fondasi bangunan tersebut merupakan kayu.
Dalam waktu sekejap rumah itu rata dengan tanah. Setelah api membakar seluruh isi bangunan sekitar tiga jam lamanya.
Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah tersebut sudah lama tak dihuni oleh pemiliknya.
Kepala Desa Bedengung, M. Zaidan Al Baddar mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
“Benar ada kebakaran di Desa Bedengung. Warga bergotong royong memadamkan api,” kata dia kepada Bangkapos.com, Minggu (6/8/2023).
Zaidan memaparkan, bangunan tersebut merupakan rumah kontrakan semi permanen berukuran 5x4 meter. Rumah itu merupakan milik dari Sukarni yang sejak satu tahun terakhir tidak lagi di kontrakan. Sehingga tidak ada yang menghuni rumah tersebut.
Pihak desa memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Berikut juga barang berharga yang berada di dalam rumah yang terbakar.
“Rumah setengah permanen milik Sukarni ini sudah sejak satu tahun terakhir tidak dikontrakan lagi,” papar Zaidan.
Saat terjadi peristiwa itu lanjut dia, pihak desa sempat menghubungi pemadam kebakaran di Kecamatan Payung. Akan tetapi, saat itu mobil pemadam kebakaran sedang berada di Toboali guna dilakukan perbaikan. Hingga akhirnya warga bergotong royong guna memadamkan api dengan alat seadanya.
Sekitar pukul 06.00 pagi api berhasil dipadamkan. Api juga tak merembet ke rumah warga. Hal ini dikarenakan jarak rumah yang terbakar terpaut jarak balasan meter dari rumah warga lainnya.
“Awalnya kita menghubungi Damkar di Payung, tapi ternyata mobilnya sudah dibawa kembali ke Toboali. Rumah itu memang jaraknya agar jauh belasan meter dengan tetangga lainnya sehingga api tidak merembet,” sebutnya.
Kendati demikian kata Zaidan, pihaknya tidak mengetahui penyebab terbakarnya rumah itu.
Menurutnya rumah tersebut juga sudah tidak memiliki kWh PLN atau meteran listrik. Sebab, memang sudah dicabut sejak lama.
“Kalau penyebab kami tidak tahu, karena rumah itu sudah tidak ada meteran listriknya,” pungkas Zaidan.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Payung, Iptu Husni turut membenarkan kejadian itu.
Usai kejadian aparat kepolisian setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun belum diketahui penyebab pasti penyebab kebakaran.
“Benar, saat ini anggota sedang olah TKP,” kata Husni.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230806-Rumah-semi-permanen-ludes-terbakar.jpg)