Berita Pangkalpinang

BPS Bangka Belitung Bersama Pemprov Bakal Susun Daftar Data Prioritas 2023

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan Satu Data Indonesia (SDI) yang menunjang dokumen perencanaan Pemerintah Daerah sampai dengan indikator SDGs

|
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa
Badan Pusat Statisik (BPS) Bangka Belitung bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Babel menyusun daftar data prioritas tahun 2023. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Pusat Statisik (BPS) Bangka Belitung bekerjasama dengan pemerintah provinsi Babel menyusun daftar data prioritas tahun 2023.

Kegiatan persiapan penyusunan itu melibatkan Bappeda dan Diskominfo Bangka Belitung.

"Forum ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyusunan Data Prioritas dalam forum Satu Data Indonesia (SDI). Data Prioritas sangat penting bagi Bappeda untuk melaksanakan perencanaan di lingkungan Pemprov Babel," ujar Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sri Hapsari kepada bangkapos.com, Jumat (1/9/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan Satu Data Indonesia (SDI) yang menunjang dokumen perencanaan Pemerintah Daerah sampai dengan indikator SDGs.

Anggota Tim Kerja Pembinaan dan Pelaksanaan Statistik Sektoral Oktarina Safar Nida berharap para walidata dapat menyediakan data yang sesuai dengan data prioritas dan kaidah yang berlaku.

Sementara, Ketua Tim Kerja Pembinaan dan Pelaksanaan Statistik Sektoral, Aja Nasrun mengatakan dengan data yang diperoleh dapat memilah yang akan diprioritas.

"Setelah kita tahu siapa yang bisa memenuhi kebutuhan data yang ada, kita bisa memilah mana yang akan menjadi data prioritas. Pagi ini mari kita susun daftar datanya, karena itu yang menjadi urgensi kita sekarang," katanya.

BPS Provinsi Babel yang menggagas kegiatan ini berharap forum ini ke depannya bisa memilah data apa yang benar-benar dibutuhkan Babel.

Dengan identifikasi yang komprehensif, OPD dapat melihat kebutuhan data prioritas yang bisa dipasok oleh BPS atau yang sebenarnya data tersebut sudah tersedia di OPD masing-masing namun belum ter-tabulasi dengan baik.

Ada sekitar 150 data dengan series panjang yang perlu ditelaah, dipilih dan disusun mana daftar prioritas data dalam mendukung RPJMD.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved