Berita Bangka Selatan
Kolaborasi Gule Kabung dan Aik Bakung, Ada 12 Pelayanan Ini Bagi Masyarakat di Desa Bukit Terap
Pelayanan tersebut meliputi layanan pembayaran pajak samsat setempoh, layanan perpanjangan SIM Polres Basel
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Program Gubernur Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung (Gule Kabung) berkolaborasi dengan Ajak Bupati Sambang Kampung (Aik Bakung) menghadirkan 12 pelayanan kepada masyarakat Desa Bukit Terep, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (6/9/2023).
Pelayanan tersebut meliputi layanan pembayaran pajak samsat setempoh, layanan perpanjangan SIM Polres Basel, Pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis Jasa Raharja, layananan BPJS Basel, Unit layanan KIR Timbangan, layanan perpustakaan keliling, Haji Online Depag RI Bangka Selatan, Layanan Uji KIR Dishub Basel, Layanan PBB, layanan KAS Keliling Bank SumselBabel, layanan service ekonomis Honda, dan layanan service ekonomis Yamaha.
"Jadi dua program ini yang menghadirkan pelayanan publik di tengah masyarakat, artinya bisa bersinergi, apa yang dilakukan di Gule Kabung bisa juga dilakukan di Aik Bakung," ujar Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu.
Sekjen Ombudsman RI ini menilai bahwa dua program ini bertujuan sama, memberikan layanan kepada masyarakat.
"Mungkin tingkatannya, Gule Kabung itu dilevel provinsi, kalau Aik Bakung di level kabupaten jadi nyambung. Apa yang tidak bisa diselesaikan di kabupaten, ketika gabung bisa diselesaikan di Gule Kabung. Apa yang tidak bisa diselesaikan domainnya di Gule Kabung dapat diselesaikan di Aik Kabung," katanya.
Pada Selasa, (5/9/2023), Suganda bersama Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengadakan acara ramah tamah dengan warga.
Suganda sudah menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, serta menyoroti soal ketahanan pangan dari padi yang dihasilkan oleh kabupaten ini.
"Ranah provinsi banyak, kalau ingin mencetak sawah 1000 hektare ke atas itu ranah kita, itu sudah kita lakukan seperti di Rias. Saat ini sudah berjalan 1.800 hektare, ada beberapa yang belum dikelola, ini kita ingin petani bisa mengolah," katanya.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230906-Berbagai-layanan-saat-Program-Gubernur-Eksekusi.jpg)