Masyarakat Beriga Tolak Tambang Laut
BREAKING NEWS: Sosialisasi PIP di Perairan Batu Beriga Oleh PT Timah Direspon Penolakan
Kedatangan masyarakat tersebut lantaran menolak rencana operasional Ponton Isap Produk (PIP) di perairan laut Batu Beriga
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ratusan masyarakat memadati balai seni Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, Jumat (8/9/2023) siang.
Kedatangan masyarakat tersebut lantaran menolak rencana operasional Ponton Isap Produk (PIP) di perairan laut Batu Beriga yang saat itu sedang disosialisasikan masyarakat.
Pada kesempatan itu, pihak perwakilan dari PT. Timah memaparkan tentang bagian dari laut Batu Beriga yang merupakan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP).
Selain itu, PT. Timah juga menyampaikan rencana reklamasi yang memang merupakan tanggung jawab setelah pertambangan.
Akan tetapi, sosialisasi itu berjalan tidak terlalu lancar dan diwarnai aksi teriakan penolakan dari masyarakat.
Bahkan sejumlah masyarakat terlihat membentangkan spanduk penolak yang bertuliskan 'Masyarakat Batu Berita Menolak!!! Aktivitas Pertambangan di Laut Batu Beriga'.
Baca juga: Majelis Hakim PT Babel Perberat Hukuman Amri Cahyadi dan Hendra Apollo, Berikut Kilas Balik Kasusnya
Selain itu, sejumlah perwakilan masyarakat juga tampak menyampaikan aspirasinya dengan nada keras dan tegas.
"Intinya kami menolak pertambangan di laut Beriga, kami enggak mau laut kami hancur seperti yang lain," teriak salah seorang masyarakat.
"Kami enggak mau ada lagi sosialisasi-sosialisasi seperti ini, intinya kami menolak," teriak warga lainnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Aksi-penolakan-masyarakat-Batu-Beriga-terhadap-rencana-pertambangan-di-laut.jpg)