Bangka Pos Hari Ini
Bawaslu Bangka Selatan Petakan Kerawanan Pemilu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan bersama Gakkumdu mulai melakukan pemetaan kerawanan pemilu
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mulai melakukan pemetaan kerawanan pemilu dalam setiap tahapan Pemilu 2024.
Pemetaan dilakukan dalam rapat fasilitasi Sentra Gakkumdu di Hotel Marina, Toboali, Rabu (13/9/2023).
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Amri R mengatakan pihaknya melakukan mitigasi dan pencegahan sebelum terjadi pelanggaran. Saat ini satu per satu tahapan pemilu sudah mulai berjalan.
“Kita telah menyamakan persepsi terkait dengan pemahaman pelanggaran-pelanggaran yang sekarang
mungkin ada. Lalu, potensi jangan sampai persamaan persepsi kita berbeda antar sesama sentra Gakkumdu,”
kata Amri R, Kamis (14/9/2023).
Amri mengungkapkan, saat ini sudah mulai bertebaran Alat Peraga Sosialisasi (APS) dari partai politik maupun calon legislatif peserta Pemilu 2024 di beberapa tempat, sehingga potensi pelanggaran pemilu bisa
saja terjadi melalui APS tersebut.
Terutama yang dipasang pada fasilitas sosial serta fasilitas umum.
Perlu dilakukan pemetaan terhadap kerawanan pelanggan di setiap tahapan pemilu ini. Tujuan utamanya
untuk melakukan pencegahan.
Bawaslu hadir untuk melindungi memberikan rasa aman kepada peserta pemilu dan para pemilih itu tujuannya.
“Sekarang juga kita mengawasi terkait dengan mulai maraknya APS maupun terkait dengan pengenalan
calon-calon itu sendiri,” jelas Amri.
Amri mengatakan gakkumdu dan instrumen hukum yang lain diperlukan dalam pelaksanaan pemilu
untuk mengawal demokrasi dan nomokrasi.
Ia menjelaskan demokrasi adalah proses mencari kemenangan, sedangkan nomokrasi adalah
proses mencari benar.
Selain itu, pemilu merupakan salah satu implementasi paling penting dalam pelaksanaan demokrasi.
Adapun tujuannya untuk memberikan dan menjamin penggunaan hak konstitusional setiap warga negara agar menggunakan hakhaknya dalam kehidupan bernegara.
“Rapat fasilitasi baru pertama kali dilakukan, ini guna memberikan pemahaman ataupun duduk bersama di sentra Gakkumdu,” tandas Amri.
Kendati demikian kata Amri, di dalam Sentra Gakkumdu terdapat beberapa unsur pengawas pemilu. Selain Bawaslu juga ada dari kepolisian, kejaksaan, badan intelijen hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Dengan harapan adanya kegiatan in mampu menyamakan persepsi guna mensukseskan Pemilu serentak pada 14 Februari 2024 mendatang. (u1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230511-Ketua-Komisi-Pemilihan-Umum.jpg)