Mahasiswa Hukum UBB Tanam 1.000 Bibit Pohon Bakau bersama BPDAS dan Paskibraka 2023
Mahasiswa Hukum UBB bersama BPDAS dan Paskibraka 2023 Kota Pangkalpinang mengadakan penamaan 1.000 bibit pohon bakau di Pantai Batu Tunggal
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mahasiswa Hukum UBB bekerja sama dengan BPDAS dan Paskibraka 2023 Kota Pangkalpinang mengadakan penamaan 1.000 bibit pohon bakau di Pantai Batu Tunggal, Air Anyer.
Pantai Batu Tunggal adalah salah satu pantai yang terletak di Desa Air Anyer, Kec. Merawang, Kabupaten Bangka atau daerah Jalan Lintas Timur
Berawal dari tugas mata kuliah UBB dan keunggulan peradaban yang diberikan langsung oleh bapak Waldimer Pasaribu yang memerintahkan mahasiswa fakultas hukum Universitas Bangka Belitung untuk melakukan sebuah kegiatan yang berhubungan dengan tema pengetahuan ilmu akseologi.
Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan penanaman ulang terhadap pohon bakau yang ada di Pantai Batu Tunggal, Air Anyer yang merupakan salah satu objek keindahan alam yang berada di Kepulauan Bangka Belitung.
"Dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan bersama BPDAS bisa menjadi contoh untuk masyarakat bagaimana pentingnya melestarikan dan merawat alam yang telah diberikan Tuhan YME", kata Vannisa Ramadhini, Mahasiswa UBB Fakultas Hukum
Melihat hal tersebut kami bekerja sama dengan BPDAS dan Paskibraka 2033 Kota Pangkalpinang beserta rekan rekan lainnya turut ikut dalam pelaksanaan gerakan penanaman 1.000 bibit mangrove di Pantai Batu Tunggal, Air Anyer.
Penanaman dilakukan berjarak satu meter dengan bibit mangrove yang lain dengan harapan agar tiga tahun kedepan bisa menjadi habitat kepiting dan menjadi sumber penghasilan masyarakat yang ada di sekitarnya.
"Kita tidak hanya menanam seribu pohon mangrove hari ini, kita menanam seribu harapan untuk masa depan, untuk kelestarian alam, dan untuk generasi yang akan datang. Bersama, kita bisa membuat perubahan yang besar", kata Ahmad Muhlisin, Mahasiswa UBB Fakultas Hukum
Selain itu dengan adanya penanaman kembali bibit mangrove bisa sebagai benteng alami yang melindungi pesisir dari erosi dan serangan gelombang besar.
Dan dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan, para mahasiswa seperti kami dan masyarakat sekitar diajarkan pentingnya tetap saling menjaga ekosistem dan keseimbangan alam sekitar dimanapun kita berada.
"Saya berharap, dari kegiatan ini generasi berikutnya lebih mencintai dan ikut serta dalam memelihara alam. Khusus di sekitar pantai batu tunggal untuk keberlangsungan kehidupan ekosistem disekitarnya", kata Amos Sihombing, Mahasiswa UBB Fakultas Hukum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Foto-Bersama-Mahasiswa-Hukum-UBB-BPDAS-dan-Paskibraka-2023-Pangkalpinang.jpg)