Minggu, 12 April 2026

Berita Kriminalitas

Akun Medsos Facebook Dicloning, Aksan Visyawan Minta Masyarakat Tak Tertipu

Anggotaota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan melaporkan ke Polda Provinsi Bangka Belitung terkait adanya pemalsuan identitas.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Anggota DPRD Bangka Belitung, Aksan Visyawan. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Anggotaota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan melaporkan ke Polda Provinsi Bangka Belitung terkait adanya pemalsuan identitas akun media sosial Facebook pribadinya. 

Diketahui akun media sosial Facebook asli yakni Aksan Visyawan Babel sudah memiliki 5 ribu lebih pengikut, dengan sejumlah postingan kegiatan yang dilaksanakan oleh Aksan Visyawan

Sedangkan untuk akun palsu tersebut memiliki nama dan sejumlah postingan yang sama, dengan akun pribadi Facebook Aksan Visyawan

Namun perbedaannya untuk akun palsu tersebut, dari pantauan Bangkapos.com pukul 12.20 wib hanya diikuti oleh dua orang saja. 

"Jadi seminggu ini akun saya itu dicloning, bikin akun palsu namanya dan fotonya sama. Terakhir saya upload bertemu dengan Ustaz Salim, di Yogyakarta juga di upload akun palsu itu," ungkap Aksan Visyawan saat diwawancarai Bangkapos.com, Senin (9/10/2023).

Dengan adanya akun palsu tersebut, Aksan Visyawan mengatakan terdapat sejumlah korban yang sempat dihubungi oleh pemilik akun palsu tersebut.

"Jadi banyak orang yang percaya meminta pertemanan, lalu dia inbox sasarannya. Kan orang juga ada yang gak tau suara saya, jadi dia minta nomor telepon ngobrol dan mengakui dirinya sebagai Aksan Visyawan," jelasnya. 

"Jadi modusnya banyak bermacam-macam, ada yang ngakunya bisnis lelang mobil motor, lalu minta dana untuk survey dan sebagainya," tambahnya.

Untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak, kini Ketua DPW PKS Provinsi Bangka Belitung tersebut pun telah melaporkan hal tersebut ke Polda Bangka Belitung

"Iya jadi hari ini saya membuat laporan ke Polda, saya juga akan ke Telkomsel untuk menelusuri nomor itu," tegasnya. 

Sementara itu Aksan Visyawan mengombau kepada masyarakat, untuk dapat berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tak menjadi korban tindak pidana kejahatan. 

"Tolong hati-hati kepada kenalan saya, jangan ada transaksi uang dan segala macamnya. Untuk korban yang sudah mentransfer saya belum dapat info, tapi yang sudah dihubungi sudah ada beberapa orang," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved