Senin, 18 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Penyebab Kakek Saili Hilang di Hutan Bangka Barat Selama Dua Hari

Tim SAR Kabupaten Bangka Barat telah melakukan pencarian Saili sejak Senin (16/10/2023) kemarin, hingga Selasa (17/10/202) hari ini

Tayang:
Penulis: Ardhina Trisila Sakti CC | Editor: khamelia
IST/SAR
Kakek Saili (70) (tengah) warga Desa Payak Simpang Bulin, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, yang sempat hilang mencari kayu di dalam hutan Desa Payak Simpang Bulin, Kelapa, Bangka Barat, sejak Minggu (15/10/2023) lalu, akhirnya ditemukan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kakek Saili (70) hilang saat mencari kayu di dalam hutan Desa Payak Simpang Bulin, Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama dua hari, sejak Minggu (15/10/2023).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, I Made Oka Astawa menyampaikan laporan kondisi membahayakan terhadap orang hilang di hutan Desa Payak Simpang Bulin.

"Info diterima Senin 16 Oktober 2023 pukul 10.38 WIB dari bapak Wandi, Warga Desa Payak. Waktu kejadian pada 15 Oktober 2023 pukul 09.00 WIB," ujar I Made kepada wartawan, Senin (16/10/2023).

Ia menjelaskan, kronologi kejadian pada 15 Oktober 2023 pukul 09.00 WIB, korban Saili pergi mencari kayu bakar ke hutan di Desa Payak Simpang Bulin.

"Namun hingga pukul 18.00 WIB korban belum kembali dan warga berusaha mencari korban hingga pagi. Tetapi korban belum ditemukan," katanya.

Atas laporan itu, Tim SAR Bangka Barat telah melakukan aksi bersama, Kansar Pangkalpinang, berkoordinasi dengan masyarakat dan keluarga korban.

"Sejak pukul 10.56 WIB Rescuer USS Mentok digerakkan menuju ke lokasi," ujarnya.

Tim SAR Kabupaten Bangka Barat telah melakukan pencarian Saili sejak Senin (16/10/2023) kemarin, hingga Selasa (17/10/202) hari ini, dengan metode pencarian Eksplor SAR Tipe I dan Tipe II Jungle dengan luas area pencarian 0,46 KM.

Kakek Saili akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Selasa (17/10/2023). Dia ternyata tersesat di dalam hutan.

"Korban tersesat karena faktor usia. Usia rentan menyebabkan daya ingat berkurang, untuk berbicara pun korban ini agak kurang maksimal," kata Komandan Pos Unit SAR Mentok, Supani, kepada Bangkapos.com, Selasa (17/10/2023).

"Pada pukul 08.30 WIB, kami terima info dari bapak Misran warga setempat, bahwa pada saat pergi ke kebun berpapasan dengan korban di perkebunan sawit Desa Dendang Kabupaten Bangka Barat. Kemudian pada pukul 08.50 WIB korban dievakuasi ke rumahnya dalam keadaan selamat," jelasnya.

Selanjutnya, dengan telah ditemukan Kakek Saili, Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing, kemudian Operasi SAR diusulkan untuk ditutup.

"Untuk unsur lain yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih," ujarnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved