Rabu, 8 April 2026

Berita Sungailiat

Pesan Kapolres Bangka, Stop Bullying Pelajar 

Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor Isya mengimbau untuk stop bulliying atau perudungan di kalangan pelajar dan sekolah.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor Isya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor Isya mengimbau untuk stop bullying atau perudungan di kalangan pelajar dan sekolah.

Perlu perhatian dari guru dan pihak sekolah serta orangtua dalam upaya menghentikan bullying dan perudungan di dunia pendidikan.

"Stop bullying dan perudungan didunia pendidikan dampak negatifnya tak hanya jangka pendek tapi jangka panjang karena juga berdampak buruk terhadap perkembangan anak anak yang menjadi korban," kata Taufik Noor Isya melalui Bangkapos.com, Selasa (17/10/2023). 

Bullying atau perudungan adalah tindakan penindasan yang sering kali dilakukan secara berkelompok.

Pada lingkungan sekolah, kelompok yang melakukan bullying cenderung merasa berkuasa dan menganggap anak lain lebih lemah dari mereka. 

Perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik, ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya.

Perundungan juga membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok.

Taufik Noor Isya mengatakan dampak jangka pendeknya bagi pelajar akan merasa tertekan akibat perudungan yang membuat mereka rendah diri.

Sementara jangka panjangnya akibat perudungan akan membuat korban tidak dapat mengembangkan dirinya karena akan terus membekas secarapsikologis.

"Dampak psikologis akibat menjadi korban perudungan bisa berdampak jangka panjang dapat menggangu masa depan seseorang," kata Taufik Noor Isya. 

Perlu perhatian menurut Taufik Noor Isya jangan ada lagi perudungan pelajar di Kabupaten Bangka.

Guru harus memberikan arahan dan pengawasan terhadap pelajar di sekolah.

Orangtua juga harus aktif memberikan perhatian keanak anak apalagi jika meliahat adanya peruhahan perubahan dari mereka. 

"Perudungan disekolah tidak akan terjadi jika guru dan orangtua memberikan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak sehingga tidak menjadi korban maupun pelaku perudungan," kata Taufik Noor Isya.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved