Berita Bangka Tengah
Angkot Gratis Koba Aktif Beroperasi dan Dimanfaatkan Masyarakat, Ini Rute dan Jam Operasionalnya
Rutenya itu seputaran Koba, ada satu unit, aktif sampai sekarang. Jam operasional dari pagi sampai sore, dimanfaatkan anak-anak, ibu-ibu
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Angkutan umum kota (Angkot) Koba Bangka Tengah tak hanya dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bersekolah, namun juga masyarakat umum lainnya.
Moda transportasi darat berwarna kuning yang disediakan gratis oleh pemerintah kabupaten ini masih aktif beroperasi hingga saat ini sejak diresmikan Januari 2022 lalu.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Perhubungan (Diperkimhub) Bangka Tengah Fani Hendra Saputra saat ditemui bangkapos.com, Jumat (20/10/2023).
"Rutenya itu seputaran Koba, ada satu unit, aktif sampai sekarang. Jam operasional dari pagi sampai sore, dimanfaatkan anak-anak, ibu-ibu, untuk masyarakat umum," ujar Fani.
Peta rute Guntung-Arung Dalam-Berok-Bundaran-Simpang Sinar Laut-Kompleks Pemda-Simpang Jongkong-Simpang Perlang-Nibung.
Jam operasional, Pagi (06.00 WIB-06.59 WIB, 07.00 WIB-07.59 WIB, 08.00 WIB-08.59 WIB).
Siang (12.00 WIB-12.59 WIB, 13.00 WIB-13.59 WIB).
Sore (15.00 WIB-15.59 WIB).
Dia menyebutkan keberadaan angkutan kota ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Ini untuk membantu masyarakat, jasa manfaat jelas, kalau masyarakat menggunakan angkutan dapat mengurangi dampak kecelakaan, kalau di luar sudah terbiasa dengan angkutan, ini kita coba biasakan, pemerintah dulu yang memfasilitasi dan memberikan pelayanan," katanya.
Selain itu, diharapkan adanya angkutan kota ini bisa mengugah keinginan investor untuk menanamkan modal dibidang transportasi darat di Koba, Bangka Tengah.
"Harapan saya dengan program itu untuk pematik agar ada investor lokal mau berinvestasi untuk angkutan dalam kota," katanya.
Untuk menguatkan konektivitas angkutan ini, pemkab berencana akan membangun terminal yang diposisikan di area Arung Dalam, Bangka Tengah.
"Kami saat ini sedang merencanakan untuk terminal, Alhamdulilah tahun ini, kita sudah FS, mudah-mudahan dengan dukungan APBD kita cukup, tahun depan sudah penimbunan lahan,
sehingga angkutan tadi terkoneksi, ada terminal, ada angkutan, ada angkutan antar kabupaten yang menghubungkan," katanya.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/10102023angkott.jpg)