Rabu, 20 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Bintaro Aeromodelling Community, Menarik Minat Warga yang Nonton

Salah satu komunitas yang sering memanfaatkan area CBD yakni Bintaro Aero modelling Community (BAC).

Tayang:
Editor: nurhayati
Warta Kota/Rizki Amana
Bintaro Aeromodelling Community (BAC) selalu berkumpul di CBD Bintaro pada Sabtu dan Minggu sore, dan menerbangkan pesawat yang menjadi tontonan warga. 

BANGKAPOS.COM -- Memiiki kriteria yang tepat untuk bermain, Kawasan CBD Bintaro di Jalan Prof. Dr Satrio, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), kini jadi tempat berkumpulnya berbagai macam komunitas.

Salah satu komunitas yang sering memanfaatkan area CBD yakni Bintaro Aero modelling Community (BAC).

Tak jarang, permainan yang dilakukan para anggota BAC dalam menerbangkan pesawat yang dikendalikan sebuah alat remote ini menarik perhatian orang untuk ikut menyaksikannya.

“Biasanya pagi dan soredi Sabtu dan Minggu tiappekannya. Jadi BAC ini ada pesawat, helikopter, drone,” kata anggota BAC, Zaki, saat ditemui tribunnetwork.

Zaki mengatakan kawasan ini dijadikan tempat penerbangan pesawat oleh komunitasnya dikarenakan dalam bermain pesawat remote control harus di lapangan terbuka yang jarang dihinggapi bangunan rumah penduduk.

Karenanya kawasan CBD Bintaro menjadi kawasan yang tepat untuk komunitasnya bermain dan menerbangkan pesawat dengan bebas.

“Jadi kalau main pesawat ini paling tidak bentuk landasannya kotak. Landasan kemudian kotak karena kan kita terbang biasanya elipse (lingkaran), alasannya karena main pesawat inikita enggak tahu kalaumesin pesawat tiba-tiba mati kita bisa mendaratkan di mana saja, jadi ditempat yang safe (aman). Kalau misalnya di depan ada rumah itu bahaya, kalau di sini kan pohon-pohon saja,” paparnya.

Pantauan di lokasi, komunitas BAC menampilkan atraksi penerbangan dua tipe pesawat tanpa awak itu yakni YAK 55 yang berkekuatan 100 cc tergolong sebagai kelas ahli, dan pesawat dengan tipe kelas menengah.

Anggota BAC, Timur yang bertugas sebagai pilot dari kedua pesawat itu mengatakan bila dua jenis pesawat tersebut memiliki cara tersendiri dalam mengemudikannya.

Sebab, kedua jenis pesawat remote control tersebut memiliki jenis mesindan bahan bakar yang ber-beda.

“Pesawat intermediate (kelas menengah) terbuatdari gabus yang keras dan bahannya mengunakan baterai. Sedangkan, pesawat expert YAK 55 itu pakai mesin dengan bahan bakar minyak jenis spirtus dan bensin,” kata Timur dikesempatan yang sama.

(tribun network)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved