Minggu, 12 April 2026

KPU Bangka Belitung Gelar Nonton Bareng di Pesantren

KPU Propinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan kegiatan yang Bertema Goes To Pesantren Nobar (nonton bareng) film Pemilu Kejarlah Janji

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ist
Ketua KPU Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Husin dalam sambutannya dihadapan santri 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bertepatan dengan Hari Santri tanggal 22 Oktober 2023, KPU Propinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan kegiatan yang Bertema Goes To Pesantren Nobar (nonton bareng) film Pemilu "Kejarlah Janji" di Pondok Pesantren Nurul Falah Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. 

Kegiatan ini juga dilaksanakan KPU secara nasional baik itu tingkat provinsi maupun kabupaten kota se-Indonesia, terkhusus di wilayah Bangka Belitung ada 7 lokasi pemutaran film "Kejarlah Janji" yang disutradarai oleh Garin Nugroho.

KPU RI berharap kegiatan ini bisa memecahkan rekor Muri karena dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. 

Goes To Pesantren Nobar film Kejarlah Janji yang laksanakan oleh KPU Provinsi Kep. Babel di pondok pesantren Nurul Falah pada pukul 19.45 Wib dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, jingle pemilu, ada juga penampilan kesenian dari pondok pesantren diantaranya penampilan hadroh, mars Hari Santri dan tari Nganggung yang dibawakan oleh santriwan dan santriwati. 

Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Husin dalam sambutannya dihadapan santri menyatakan bahwa tema Hari Santri tahun ini adalah jihad santri jayakan negeri, katanya santri mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dan kata beliau pesan moral dari film yang akan ditonton adalah mengajak kita semua untuk mewujudkan janji meraih sukses masa depan. 

Pimpinan pondok pesantren Nurul Falah Air Mesu, Sulaiman, S. pdi mengibaratkan tema Hari Santri "jihad santri jayalah negeri" atau sebaliknya bila jahat santri hancurlah negeri.

Kegiatan ini bertujuan sebagai pendidikan politik bagi pemilih pemula serta meningkatkan partisipasi pemilih khususnya untuk pemilih pemula dan pemilih muda.

Pemilih pemula adalah pemilih yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam pemilu sedangkan pemilih muda merupakan pemilih yang berusia sekitar 17-40 tahun atau biasanya dinamakan pemilih milenial. 

Jumlah pemilih muda ini sangat potensial dalam meningkatkan partisipasi Pemilu 2024 karena jumlah sangat signifikan sekitar 107 juta atau 53-55 persen.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved