Tribunners
Toboali, Kota Tua Bertempo Kekinian
Simbol-simbol ketuaan Kota Toboali masih terlihat jelas di kawasan Benteng Toboali.
Oleh: Rusmin Sopian - Penulis yang Tinggal di Toboali
HARI ini, 25 Oktober 2023, ibu kota Kabupaten Bangka Selatan, Toboali, telah berusia 315 tahun sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bangka Selatan Nomor 3 Tahun 2023. Proses penetapan hari jadi Kota Toboali melewati perjalanan panjang dan penuh lika-liku dalam penentuan jati diri sebagai kota paling tua di Negeri Serumpun Sebalai ini. Kesadaran untuk mencari dan menentukan hari jadi Kota Toboali telah dimulai tahun 2005.
Simbol-simbol ketuaan Kota Toboali masih terlihat jelas di kawasan Benteng Toboali. Demikian pula dengan eksistensi Gedung Wisma Samudera yang merupakan simbol kota ini merupakan bagian dari perjuangan bangsa Indonesia dan pusat pemerintahan daerah.
Bangunan bersejarah itu saling berdekatan, walaupun bangunan bersejarah tersebut beda peradaban. Saling menjaga kota ini dengan kegagahannya. Tidak pernah saling mengeklaim paling hebat dan paling penting serta tinggi dalam menjaga kota yang sering disapa Habang ini.
Sejak dahulu, Kota Toboali dikenal sebagai daerah pariwisata yang istimewa. Karunia dari Allah SWT, Sang Maha Pencipta membuat kawasan ini memiliki kawasan pantai yang eksotis dengan hamparan pasir putihnya dengan balutan bebatuan granit sebagai diorama yang menambah keindahan pantai Toboali. Kegagahan Batu Belimbing dengan segala keeksotisannya menambah perbendaharaan peninggalan karya Maha Tinggi untuk warga Kota Toboali.
Gudang beras yang berada di pusat Kota Toboali menunjukkan bahwa kota ini adalah sebuah kota yang menyejahterakan warganya. Jauh sebelum pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat menetapkan Rias sebagai lumbung padi daerah Bangka Belitung, gudang beras milik PT Timah ini menjadi bagian penting dari perjalanan Kota Toboali.
Bangunan Gedung Nasional yang merupakan bagian dari perjalanan Toboali berdiri kokoh di pusat kota. Bangunan yang menyimbolkan semangat kegotongroyongan warga daerah ini sangat apik mengornamen wajah kota dengan nilai kesejarahan yang membalutnya.
Demikian pula dengan ciri khas Toboali sebagai daerah penghasil nanas dibangun di kawasan memasuki kota oleh para petinggi kecamatan era itu. Mereka memahami harapan warga di luar daerah, bahwa Toboali dikenal sebagai daerah penghasil nanas yang berkualitas dan menjadi oleh-oleh kebanggaan warga yang berkunjung ke Habang.
Kini, Kota Toboali terus berdenyut seiring derap pembangunan yang diproduksi pemerintah untuk kepentingan warga. Kota Toboali telah mereformasi diri menuju peradaban kekinian untuk bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia.
Sebagai warga Kota Toboali, kita harus bangga pada kota yang melahirkan pahlawan Suhaili Toha yang terkenal gagah berani melawan penjajah di Tanah Habang. Bagi Suhaili Toha martabat Toboali harus dipertahankan kendati nyawa taruhannya.
Kota ini telah dikenal publik sejak era tempo dulu dengan sebutan Kota Terasi. Kota yang dikenal sebagai penghasil bumbu penyedap masakan yang sering disebut belacan. Belacan Habang adalah buah tangan yang harus dibawa sepulang dari Toboali. Demikian pula sebaliknya, setiap warga Toboali yang berkunjung kepada keluarga di luar daerah, maka kurang bernilai tinggi tanpa membawa buah tangan yang bernama belacan.
Hari ini awan di langit biru cerah. Cahaya matahari dengan tulus menyinari semesta Toboali dan penghuninya dengan sinar terangnya. Seolah-olah mereka bangga berada di langit Toboali.
Sebagaimana kita yang tetap bangga pada Kota Toboali. Kota Habang sebutan lainnya.
Terima kasih untuk semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam kerja cerdas dan kerja kerasnya untuk mewujudkan hari jadi Kota Toboali. Salam hormat untuk sejarawan Serumpun Sebalai Akhmad Elvian dan para tetua daerah ini, para pemuka adat, dan semua pihak yang tidak dapat tersebutkan namanya satu per satu, khususnya aparatur sipil negara bidang kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan.
Selamat Hari Jadi Kota Toboali ke-315! (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20231025_Rusmin-Sopian-Penulis-yang-Tinggal-di-Toboali.jpg)