Berita Pangkalpinangf
Kenali Lebih Dini Kanker Paru-Paru dan Layanan Kemoterapi RSUD Soekarno Babel
Sebagai dokter spesialis Paru-Paru Liyah Giovana menyebutkan jika Kanker Paru merupakan salah satu jenis kanker paling berbahaya
Penulis: Rifqi Nugroho | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Program Dialog Ruang Tengah Bangkapos kembali hadir pada Jumat (27/10/2023) degan tema Kenali Lebih Dini Kanker Paru-Paru dan Layanan Kemoterapi RSUD Soekarno Babel.
Pada kesempatan itu hadir dua dokter berpengalaman yang dimiliki RSUD Soekarno Babel yakni Dokter Spesialis Paru Konsultan Onkologi Toraks yakni dr Liyah Giovana dan Dokter Subspesialis bedah Onkologi dr. Zulkarnain.
Sebagai dokter spesialis Paru-Paru Liyah Giovana menyebutkan jika Kanker Paru merupakan salah satu jenis kanker paling berbahaya karena pada stadium awal biasanya tidak ada gejala yang dirasakan.
"Makanya pasien-pasien itu datang saat stadium lanjut, jadi sudah terlambat. Karena itu tadi, di awal tidak bergejala, apalagi saat kanker itu masih kecil," ujar Giovana.
Ia juga menambahkan, pada jenis kanker ini gejala baru akan muncul jika sudah berada di stadium lanjut, itupun hanya berupa gejala yang mirip dengan penyakit paru biasa.
"Seperti batuk, berat badan menurun, nafsu makan menurun, sesak nafas, sama seperti gejala penyakit pernafasan lainnya. Sehingga ketika ada batuk tidak kunjung sembuh, ada baiknya diperiksa lebih lanjut, dironsen dan sebagainya, " jelasnya.
Untuk itu, sebagai bentuk pelayanan pada penderita kanker di Bangka Belitung, RSUP Soekarno Babel sejak tanggal 19 September 2023 kemarin sudah menyediakan layanan kemoterapi.
Dokter Zulkarnain menyebutkan, sejak dibuka pada tanggal 19 tersebut sampai saat ini layanan kemoterapi di RSUP Soekarno Babel telah menangani 53 pasien.
"Tapi kalau ditanya kenapa baru 53 pasien sampai saat ini, ya itu tadi, SDM kita masih terbatas. Kita masih berproses terus sampai saat ini, " ucapnya.
Ia juga menyebutkan, meski masih terbatas hal ini sudah cukup membantu karena pasien tidak lagi diharuskan menjalani layanan kemoterapi di luar Bangka Belitung.
"Biasanya kan dikirim ke Rumah Sakit Kanker Darmais Jakarta, tapi itu juga antrenya lama, nah sekarang di kita sudah ada layanan itu," terangnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Program-Dialog-Ruang-Tengah-Bangkapos-1.jpg)