Minggu, 26 April 2026

Berita Viral

Mahasiswi Gadungan Menipu Orangtuanya, Ajak Hadiri Wisuda, Ternyata Daftar Tapi Tak Pernah Kuliah

Mahasiswi gadungan di Universitas Katolik Nusantara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tega menipu orangtuanya. Diajak hadiri wisuda.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: fitriadi
ist/ Tribun Jambi
Ilustrasi Mahasiswi Gadungan Menipu Orangtuanya, Ajak Hadiri Wisuda, Ternyata Daftar Tapi Tak Pernah Kuliah 

BANGKAPOS.COM - Seorang mahasiswi gadungan di Universitas Katolik Nusantara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tega menipu orangtuanya dengan cara diajak menghadiri wisuda.

Belakangan terungkap, ia adalah mahasiswi gadungan yang dulu pernah mendaftar dan menipu orangtua dengan mengaku dirinya kuliah di Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng sejak tahun 2019.

Ternyata itu bohong belaka.

Sang mahasiswi gadungan memang mendaftar, tapi ia tak pernah diterima di kampus tersebut dan tak pernah pula kuliah selama 4 tahun.

Mirisnya lagi, mahasiswi gadungan itu nekat mengajak orangtuanya datang mengikuti wisuda di Unika Ruteng pada Sabtu (11/11/2023).

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika St Paulus Ruteng Marsel Ruben Payong, menjelaskan, pada Sabtu pagi, anak perempuan itu datang ke kampus dan memakai toga layaknya wisudawan lainnya.

Dia datang terlebih dahulu dari orangtuanya.

"Dia datang sudah rias segala, seperti teman-teman lain," jelas Marsel saat dihubungi Kompas.com, Senin (13/11/2023) sore.

Ia membeberkan, kebohongan perempuan itu mulai terungkap ketika dirinya tak diizinkan masuk oleh panitia wisuda.

Sebab, dia tidak memiliki tanda pengenal dan atribut lain seperti peserta lainnya.

"Karena semua wisudawan sudah punya pengenal dan screening yang ketat dari panitia maka dia tidak masuk. Konon dia bersembunyi di luar gedung tempat wisuda," beber Marsel.

Marsel mengaku mendapat informasi dari panitia wisuda ada orangtua yang mencari anaknya karena namanya tidak dipanggil saat acara wisuda.

Ia pun meminta admin Pangkalan Data (PD) untuk mengecek kembali nama itu.

"Dicek di PD Dikti dan pangkalan data kami, nama itu tidak ada.

Ternyata dia pernah daftar sebagai calon mahasiswa baru tahu 2019 dan terekam di sistem penerimaan mahasiswa baru kami.

Tetapi tidak melengkapi berkasnya sehingga dianggap mengundurkan diri dan tidak terdaftar sebagai mahasiswa kami.

Belakangan, nama mahasiswi gadungan itu tidak tercatat di data Kementerian Pendidikan," ungkap dia.

Ia menambahkan, di internal kmapus, mekanisme kontrol sudah berjalan bagus.

Bahkan jauh sebelum wisuda, nama-nama wisudawan sudah ditempel dan diumumkan, sehingga tidak mungkin ada yang lolos. Sebab, kontrol terakhir ada di Pangkalan Data Dikti.

Hanya yang jadi masalah, lanjut dia, pada saat wisuda, banyak orang yang datang dari mana-mana, sehingga sulit dikontrol.

"Pada saat-saat seperti ini, para gadungan penyusup bisa saja muncul. Karena itu kami imbau agar orangtua yang anaknya kuliah, di mana saja, harus selalu mengecek status keaktifan mereka di pangkalan data PT di http://pddikti.kemdikbud.go.id," imbuhnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswi Gadungan Ajak Orangtuanya Hadiri Wisuda dan Ditolak Masuk"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved