Berita Sungailiat

Soal Wacana Pembangunan PLTN di Babel, GEMILANG Ajak Pemuda Untuk Berdiskusi

Saat ini, pembangunan PLTN masih pro dan kontra. Kami sebagai organisasi yang mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat, merasa perlu

Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Iwan Satriawan
istimewa
 Kegiatan Gemilang, Diskusi Tentang PLTN 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dengan tema Pemuda Mengawal Transisi Energi : Nuklir Sebagai Green Energy Menuju Net Zero Emission, Gerakan Mahasiswa Sepintu Sedulang (GEMILANG) mengadakan talkshow yang bertempat di Warkop Begagil Sungailiat, pada Kamis (16/11/23).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh kalangan pemuda dan mahasiswa yang tergabung di organisasi kepemudaan INYS, DPD KNPI Bangka, dan cipayung plus Babel. 

Selain itu, dihadiri juga oleh para narasumber seperti Mulkan mantan Bupati Bangka 2018-2023, Ismir Rachomaddinianto selaku Kadis LH Bangka dan Andri Yanto selaku Sekjen INYS Pusat.

Dalam pemaparannya, selain memberikan motivasi kepada para mahasiswa dan pemuda, Mulkan berharap para mahasiswa dan pemuda dapat bersama-sama mengkaji dan mengawal pembangunan PLTN di Babel.

"Saya sangat senang bisa hadir di kegiatan ini. Saya berterima kasih kepada panitia yang sudah memfasilitasi teman-teman semua untuk bertukar pikiran. Saya berharap mahasiswa dan pemuda kita ini kritis dalam mengkaji dan mengawal pembangunan PLTN ini bersama-sama," kata Mulkan, Kamis (16/11/2023).

Ryan Permana selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang para mahasiswa dan pemuda untuk bertukar gagasan terhadap pro kontra pembangunan PLTN di masyarakat.

"Saat ini, pembangunan PLTN masih pro dan kontra. Kami sebagai organisasi yang mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat, merasa perlu membuat forum ini agar pihak yang bersangkutan yaitu PT Thorcon dan INYS dapat mensosialisasikan PLTN ini kepada masyarakat sehingga terjadi tukar gagasan," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam paparannya Ismir Rachmaddinianto menyoroti krisis energi dan peningkatan emisi gas rumah kaca yang dialami oleh Indonesia.

“Indonesia saat ini diterpa krisis energi sehingga kita dituntut mencari energi alternatif. Akan tetapi, berbicara PLTN ini perlu mendapat perhatian khusus sehingga proyek ini benar-benar bermanfaat dan dapat diterima oleh masyarakat. Ini menjadi dilema bagi kita semua sehingga kita harus bersama-sama mengawal ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Andri Yanto selaku Sekjen INYS Pusat menyambut baik kegiatan ini sehingga PT Thorcon Power Indonesia dapat terbantukan dalam mensosialisasikan pembangunan PLTN kepada masyarakat.

“Tentunya kami sangat senang dan antusias karena dalam kesempatan kali ini sebagai mitra dari pelaku pembangunan PLTN, kami merasa terbantukan dengan tersosialisasinya proyek ini kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak terbawa pada narasi negatif semata, namun juga dampak positif dan manfaat PLTN ini,” sebutnya.

Kegiatan ini mendapatkan antusias yang tinggi di antara peserta karena terjadi perdebatan dan diskusi yang menarik soal isu pembangunan PLTN

Andi Firdaus selaku Presma BEM KM UBB menyoroti narasi positif yang selalu terbangun dengan adanya pembangunan PLTN.

"Saya kira semua masyarakat saat ini hanya menerima angin surga atas narasi-narasi positif terhadap PLTN ini, tanpa mengetahui persis sistem operasi dan potensi resiko yang ditimbulkan. Inilah yang membuat masih banyak penolakan yang terjadi karena ini menyangkut kemaslahatan kita semua sehingga kita harus tetap fokus mengawal proyek ini", tegasnya.

(Bangkapos.com/Sepri Sumartono)

 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved