Berita Pangkalpinang
Unik, Mahasiswa UBB Manfaatkan Limbah Kulit Jagung dan Tanaman Lokal Jadi Buket Bunga
Limbah kulit jagung dan tanaman lokal seperti tanaman liar untuk dikreasikan menjadi buket bunga yang bernilai ekonomi
Penulis: Sela Agustika | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemanfaatan ketersediaan bahan alam dan sampah menjadi bisnis usaha tentunya memiliki nilai kreatif, unik dan menarik.
Sri Andika Putri, Mahasiswa Agribisnis bersama dengan empat teman lainnya dalam program Merdeka Kampus Belajar (MBKM) Universitas Bangka Belitung (UBB) ini memilih untuk mengolah limbah kulit jagung dan tanaman lokal seperti tanaman liar untuk dikreasikan menjadi buket bunga yang bernilai ekonomi.
Ide mengembangkan usaha buket bunga yang dijalani oleh Sri dan temannya ini tidak terlepas dari banyaknya sampah yang tidak terkelola, khususnya kulit jagung.
"Kebetulan awalnya muncul ide bikin buket dari limbah dan tanaman lokal ini karena kita lihat banyak kulit jagung khususnya yang tidak termanfaatkan. Jadi kita lihat ini punya peluang dan nilai jual kalau dibikin buket bunga," ungkap Sri kepada Bangkapos.com saat memamerkan produk karya tim pada MBKM UBB Ekspo 2023 di Graha Timah, Rabu (6/12/2023).
Kulit jagung yang awalanya tidak termanfaatkan, setelah diolah melalui berbagai proses mulai dari pengeringan, pewarnaan dan dikombinasikan dengan tanaman lokal hingga diimplementasikan menjadi buket bunga memiliki nilai ekonomi yang cukup menarik.
Harga jual buket ini bervariasi mulai dari Rp10 ribu untuk yang mini, Rp60 ribu untuk ukuran sedang dan untuk yang besar di harga ratusan ribu.
Bahkan sejak awal Juli merintis bisnis buket bunga melalui program MBKM ini, Sri mengungkapkan jika pihaknya telah berhasil mengantongi omzet Rp5 juta.
"Bahan baku seperti kulit jagung ini kita ambil langsung di pasar dan tanaman ini juga kita manfaatkan seperti tanaman liar, kaya sejenis rumput untuk dikombinasikan sehingga lebih cantik. Dan Untuk proses pembuatan dari pengeringan hingga jadi buket ini membutuhkan waktu dua hari," ujar Sri.
Dia menuturkan, buket bunga dengan nama Midsoft Florist karya timnya ini juga pernah dipasarkan langsung ke Bali saat kegiatan Expo.
"Untuk pemasaran kita punya media sosial @Midsoft florist, terus juga biasanya setiap ada event wisuda dan agenda lainnya kita juga hadir langsung," tuturnya.
(Bangkapos.com/Sela Agustika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20231206-Produk-buket-bunga-yang-dihasiilkan-mahasiswa-UBB.jpg)