Berita Pangkalpinang
Kadiv PAS Kemenkumham Babel Jamin Warga Binaan Dapat Informasi Seputar Pemilu 2024
Di dalam lapas itu kan juga ada media tv, boleh, warga binaan boleh menonton tv dengan aturan yang tentunya tersendiri, itu kan hak mereka
Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berdasarkan data dari Divisi PAS Kantor Wilayah Kemenkumham Bangka Belitung, saat ini ada 2547 warga binaan yang menghuni lapas dan rutan yang ada di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kadiv PAS Kantor Wilayah Kemenkumham Bangka Belitung, Kunrat Kasmiri mengatakan seluruh lapas yang ada di wilayah kerjanya terbuka akan informasi terkait pemilu presiden dan legislatif terhadap warga binaan.
Informasi tersebut dapat diakses oleh warga binaan melalui pemberitaan media massa yang tersedia di dalam lapas seperti yang ditampilkan di TV, radio dan koran.
"Di dalam lapas itu kan juga ada media tv, boleh, warga binaan boleh menonton tv dengan aturan yang tentunya tersendiri, itu kan hak mereka juga untuk mendapatkan informasi," kata Kunrat Kasmiri, Jumat (29/12/2023).
Jika tidak mendapatkan informasi, dikhawatirkan warga binaan akan ketinggalan wawasan seputar pemilu presiden dan legislatif yang saat ini sedang dalam tahapan kampanye.
"Jadi ada ruang lingkup pembinaan, yang salah satunya kita tidak boleh membuat mereka menjadi bodoh, kita bagaimana caranya membuat mereka lebih baik dan pintar," katanya.
"Jangan sampai mereka itu ketinggalan informasi, jangan-jangan ditanya presiden Amerika saja ga tau kan," sambung Kunrat Kasmiri sembari bercanda.
Meksipun seluruh lapas di Bangka Belitung berusaha memberikan hak warga binaan memilih pemimpinnya dengan benar, Kunrat Kasmiri menyatakan dalam konteks pemilu lokasi lapas tidak diperbolehkan menjadi tempat kampanye.
"Di dalam konteks pemilu kan tempat kami tidak boleh dijadikan alat untuk kampanye, karena posisi kami sebagai ASN harus netral dalam rangka pemilu yang luar biasa ini kan," tegasnya.
Maka itu, Divisi PAS Kantor Wilayah Kemenkumham Bangka Belitung nantinya berencana akan bekerjasama dengan KPU dan Bawaslu menyosialisasikan mekanisme persiapan pemilu 2024 terhadap warga binaan.
"Pada saat hari H, tidak mungkin kan mereka kita suruh mencoblos di luar, jadi TPS kita buat di dalam, berdasarkan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu," ujarnya.
"Jadi ada TPS di dalam lapas, jadi nanti warga binaan memilih sesuai dengan keyakinan masing-masing, harapannya bisa berjalan dengan baik dan lancar," demikian kata Kunrat Kasmiri.
(Bangkapos.com/Sepri Sumartono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/29122023kadiv.jpg)