Berita Bangka Selatan
Program Prioritas, Pemkab Bangka Selatan Anggarkan Rp3,5 Miliar untuk Seragam Sekolah Gratis
Kita menganggarkan pengadaan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis sebesar Rp3,5 miliar di tahun 2024. Karena ini
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dana miliaran rupiah siap digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2024 ini.
Anggaran tersebut nantinya dipergunakan untuk menunjang dunia pendidikan di daerah itu. Khususnya melanjutkan program seragam gratis.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi bilang, pada tahun 2024 pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp3,5 miliar guna mendukung sektor pendidikan.
Hal itu sebagai langkah memastikan adanya program seragam gratis ini akan tetap berlanjut dari Bupati dan Wakil Bupati.
Bahkan sudah menjadi program skala prioritas dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
“Kita menganggarkan pengadaan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis sebesar Rp3,5 miliar di tahun 2024. Karena ini masuk skala prioritas,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (23/1/2024).
Elfan memaparkan, pengadaan perlengkapan dan seragam sekolah gratis tahun 2024 khusus bagi siswa baru yang duduk di bangku kelas I sekolah dasar (SD) dan kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri.
Untuk tingkat SD telah dianggarkan lebih besar senilai Rp2 miliar, sedangkan jenjang SMP mencapai Rp1,5 miliar. Program tersebut juga telah memasuki tahun keempat dan masih diterapkan sampai saat ini.
Anggaran itu telah ditetapkan sesuai dengan jumlah perkiraan peserta didik baru yang bakal diterima pada tahun ajaran 2024/2025.
Sementara pada tahun ajaran sebelumnya 2023/2024 eskalasi murid yang diterima mencapai 8.000 orang siswa. Mereka nantinya akan menerima sebanyak 12 item yang telah ditentukan.
Mulai dari seragam sekolah full lengkap meliputi termasuk ikat pinggang topi, dasi dan tas. Kemudian perlengkapan alat tulis, dari buku,buku gambar, pensil, pulpen penggaris dan lain-lainnya.
“Jadi dengan anggaran segitu estimasi kita untuk SD dan SMP itu masing-masing harus dapat di atas 4.000 item. Tahun ini juga masih sama sebanyak 12 item yang akan diterima setiap siswa,” jelas Elfan.
Lebih jauh ungkapnya, program ini bertujuan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan khususnya para orang tua yang memiliki anak usia sekolah.
Tujuan lain dari program ini mengubah pola pikir dari masyarakat. Pendidikan merupakan modal utama untuk melakukan gerakan perubahan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Seraya meningkatkan mutu pendidikan dengan cara meringankan orangtua siswa agar tidak terbebani dengan harus membeli seragam sekolah setiap musim penerimaan siswa dan siswi baru. Pasalnya, dalam membangun ini butuh sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan andal perlu ditopang melalui pendidikan. Dengan pemberian seragam gratis ini tidak ada alasan lagi anak-anak berhenti atau putus sekolah.
“Semua anak di Bangka Selatan harus sekolah, karena mereka memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan. Jadi kita menekan angka putus sekolah,” ucapnya.
Meskipun begitu kata Elfan, proses pendistribusian seragam dan alat tulis gratis baru dilakukan setelah penerimaan peserta didik baru (PPDB) selesai atau di awal tahun ajaran baru.
Ia berharap proses pendistribusian berjalan dengan baik dan benar, sehingga bantuan seragam sekolah untuk anak Bangka Selatan dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Biasanya, di tahun ajaran baru sudah bisa kita distribusikan. Kalau untuk baju memang kami minta membutuhkan waktu karena untuk baju kan perlu ukuran siswa,” pungkas Elfan. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| Pemkab Bangka Selatan Kumpulkan Pabrik dan Pemilik DO, Dorong Tata Niaga Sawit yang Adil bagi Petani |
|
|---|
| Polisi Gerebek Peleburan Timah Ilegal, Empat Pelaku dan Balok Timah Turun Diamankan |
|
|---|
| Kenaikan BBM Non Subsidi Ancam Akses Pendidikan, Bupati Bangka Selatan Minta Kebijakan Khusus |
|
|---|
| Harga BBM Naik, Bupati Basel Riza Minta Kebijakan Khusus untuk Pelajar |
|
|---|
| 5.900 Hektare IUP Tumpang Tindih, Pemkab Basel Siap Perjuangkan ke Pemerintah Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230610-elfaj.jpg)