Berita Bangka Selatan
Buaya Sungai Nyire yang Terkam Arjo Belum Ditemukan, Keluarga Libatkan Enam Dukun Kampung
Belum ditemukan buaya atau tangan korban, kami sudah melibatkan enam dukun kampung terakhir dari Pagarawan tapi belum
Penulis: Adi Saputra | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kurang lebih tiga pekan pasca diterkamnya Arjo (33) warga Desa Delas, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung (Babel) di Sungai Nyire.
Proses pencarian terhadap buaya tersebut terus dilakukan oleh pihak keluarga bersama warga sekitar, dengan melibatkan beberapa dukun kampung dari berbagai daerah.
Akan tetapi, belum membuahkan hasil proses pencarian terhadap buaya yang sempat menerkam korban yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan tangan kanan putus akibat digigit buaya.
Apalagi tangan kanan korban sampai saat ini masih belum ditemukan karena dibawah oleh buaya, yang sempat menerkam korban di sungai Nyire, Jumat (05/01/2024) lalu.
"Belum ditemukan buaya atau tangan korban, kami sudah melibatkan enam dukun kampung terakhir dari Pagarawan tapi belum membuahkan hasil," ungkap Oji keluarga Arjo kepada Bangkapos.com, Senin (29/01/2024).
"Sementara waktu kami hentikan dulu pencarian saat ini, tapi kami tetap akan terus mencari buaya atau tangan korban dengan bantuan dukun kampung yang kemarin sempat bantu mencari," ujarnya.
Diakui Oji dari beberapa dukun kampung yang dilibatkan untuk mencari buaya mengaku, buaya yang menerkam korban bukan buaya biasa dan menjadi kendala bagi para dukun kampung untuk menangkap buaya atau mendapatkan potongan tangan korban.
"Kalau kata dukun kemarin buaya ini bukan biaya biasa dan memiliki mistis, apalagi keberadaan buaya ini ada di daratan dan dukun kampung sulit untuk menangkap atau menemukan potongan tangan kanan korban," terang Oji.
Ditambahkan Oji untuk kondisi korban sendiri sudah mulai berangsung membaik, terutama proses pemulihan luka akibat diterkam buaya dibagian tangan kanan dan bahu kiri korban.
"Alhamdulillah sudah mendingan untuk kondisi kesehatan korban dan mulai pulih, meskipun korban masih harus istirahat pasca diterkam buaya kemarin," ujarnya. (Bangkapos.com/Adi Saputra).
| Pantai Kubu Toboali Dipenuhi Warga, Manfaatkan Air Surut Berburu Kerang Remis |
|
|---|
| Bukan dari Tabung Gas Memasak, Kronologi dan Penyebab Mesin Pengering Ompreng SPPG Angsana Meledak |
|
|---|
| Ledakan Dapur SPPG Angsana di Toboali Rusak Rumah Warga, Pengelola Siap Ganti Rugi |
|
|---|
| Rumah Pelideh Nyaris Punah, Pegiat Seni dan Budaya Bangka Selatan Minta Dibangun di Setiap Kecamatan |
|
|---|
| Mesin Pengering Ompreng MBG SPPG Angsana Toboali Meledak, Terungkap 2 Kejadian Serupa di Daerah Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240108-arjo.jpg)