Riza-Debby Ngantor di Desa Payung, Program Aik Bakung ke-19 Pemkab Bangka Selatan
Dalam program Aik Bakung, pemerintah datang bukan untuk dilayani. Akan tetapi kebalikannya, pemerintah harus melayani masyarakat. Sekaligus menyerap..
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan, kembali menggelar kegiatan Ajak Bupati Kite Sambang Kampung atau Aik Bakung edisi ke-19. Kali ini yang menjadi lokus kegiatan tersebut yakni Desa Payung, Kecamatan Payung. Di mana pemerintah setempat siap merealisasikan semua keinginan masyarakat di desa itu secara bertahap.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, Desa Payung menjadi lokasi kedua program Aik Bakung pada tahun 2024. Pihaknya memastikan akan merealisasikan sejumlah permintaan warga pada tahun 2024 ini. Karena pihaknya datang guna menjadi pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani.
"Dalam program Aik Bakung, pemerintah datang bukan untuk dilayani. Akan tetapi kebalikannya, pemerintah harus melayani masyarakat. Sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dengan berdialog dan langsung menjawab apa yang menjadi keluh kesah masyarakat," kata Riza, Kamis (1/2).
Menurut Riza, tak hanya memenuhi keinginan warga, dirinya turut memindahkan sejumlah pelayanan publik ke desa itu. Mulai dari pembuatan dokumen kependudukan, pelayanan kesehatan, pasar murah, pembayaran pajak kendaraan maupun bangunan, pembuatan sertifikat tanah, hingga perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Ia juga turut 'ngantor' di Desa Payung selama dua hari berturut-turut. Terhitung sejak tanggal 31 Januari sampai 1 Februari 2024.
Dipindahkan sejumlah pelayanan publik ke Desa Payung untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik. Sekaligus membantu warga untuk menyelesaikan segala permasalahan, baik kependudukan maupun masalah administrasi lainnya. Pasalnya, untuk mendapatkan pelayanan administrasi jarak yang ditempuh cukup jauh.
Program Aik Bakung terus digiatkan, karena untuk menjemput pelayanan ke desa-desa. Lantaran jika masyarakat harus ke kabupaten terlalu jauh, kemudian akses dan biaya menjadi kendala.
"Jadi kepada masyarakat Desa Payung dan sekitarnya seluruhnya seluruh kantor yang ada di pemerintahan kami bawa ke desa ini. Intinya berkantor di sini. Mari dimanfaatkan," ujar Riza.
Lebih jauh ungkapnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan tidak akan menganaktirikan warganya yang ada di 50 desa dan tiga kelurahan yang ada. Semua wilayah yang ada di delapan kecamatan dipastikan mendapatkan perhatian sama tanpa terkecuali.
Sebagai seorang pemimpin dirinya tengah berusaha agar semua desa maupun kelurahan mendapatkan perhatian yang sama. Baik dari segi keuangan maupun infrastruktur pendukung yang dibangun di wilayah tersebut.
Akan tetapi, semuanya kembali lagi kepada kekuatan pendanaan dan keuangan yang ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Perhatian itu dirinya berikan melalui program Ajak Bupati Kite Sambang Kampung atau Aik Bakung yang telah dirinya gagas sejak tiga tahun silam. Dengan mendatangi sejumlah desa, ia memastikan bakal ada dana yang digelontorkan untuk pembangunan di desa tersebut.
"Bagaimana masyarakat itu betul-betul merasakan sebuah keadilan yang dilakukan oleh pemerintahnya tanpa pandang bulu. Jadi semua desa akan saya perlakukan sama, tergantung kekuatan pendanaan," pungkasnya.
Meskipun begitu kata Riza, pihaknya telah menggelontorkan dana Rp1,1 miliar untuk Desa Payung. Dana itu diperuntukan bagi pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan dan lain sebagainya. Dengan harapan dana tersebut dapat dimaksimalkan untuk pemerataan pembangunan di Desa Payung. (adv/u1)
| Ikut Serta Bergotong Royong, Dandim 0432 Basel Ajak Warga Bersama-Sama Jaga Kebersihan Lingkungan |
|
|---|
| Dukung Program ASRI, DLH Bangka Selatan Bersihkan Sampah di Pinggir Jalan Baher |
|
|---|
| Suami Tak Terlihat Beberapa Bulan, Istri Bos Timah Suyatno Alias Asui Diperiksa Bareskrim Polri |
|
|---|
| Gasak Rp85 Juta, Pelaku Pencurian di Bangka Selatan Ditangkap dalam Hitungan Jam |
|
|---|
| 30 Persen Anak di Bangka Selatan Belum Imunisasi, Risiko Penyakit Mengintai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240202-Bupati-Bangka-Selatan-Riza-Herdavid-dan-Wakil-Bupati-Debby-Vita-Dewi.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240202-Bupati-Bangka-Selatan-Riza-Herdavid-saat-disambut.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240202-Bupati-Bangka-Selatan-Riza-Herdavid-saat-disambut-masyarakat.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240202-Wakil-Bupati-Bangka-Selatan-Debby-Vita-Dewi-1.jpg)