Senin, 13 April 2026

Berita Pangkapinang

Jelang Ramadhan, Stok Beras Medium di Gudang PT. RMA di Pangkalpinang Kosong

Saat ini gudang mereka masih belum bisa memasok beras medium merek RM yang biasanya menjadi pilihan warga untuk membeli beras

Bangkapos.com/Gogo Prayoga
Tim Satgas Pangan Babel saat melakukan sidak ke gudang PT. RMA di Kelurahan Air Mawar, Kota Pangkalpinang, Jumat (1/3/2024). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jelang Ramadhan, stok beras medium kosong di gudang PT. Rantai Mas Abadi (RMA), Kelurahan Air Mawar, Pangkalpinang, Jumat (1/2/2024). 

Karyawan gudang PT. RMA, Leni mengatakan saat ini gudang mereka masih belum bisa memasok beras medium merek RM yang biasanya menjadi pilihan warga untuk membeli beras. Sehingga saat ini yang tersedia di gudang mereka hanyalah beras premium. 

"Kalau beras medium saat ini masih kosong. Adanya untuk stok beras premium super, kira-kira 100 ton. Ini semua kita ambil di Pasar Induk Cipinang," kata Leni kepada Bangkapos.com, Jumat (1/3/2024). 

Dirinya menuturkan harga beras yang dijual berada di kisaran Rp15 ribu sampai Rp16 ribu per kilo. 

"Harga untuk medium itu sekitar Rp15.700 ribu per kilo, kalau yang premium super Rp16.500 ribu per kilo," tuturnya.

Meskipun harganya masih terbilang naik, mereka tetap mengambil untuk menjaga kesediaan beras yang ada di gudang. 

"Walaupun barang masih mahal, kita tetap masuk beras supaya barang tidak kosong," jelasnya. 

Leni menambahkan, dalam satu bulan terakhir beras yang mereka pasok ke gudang tembus di kisaran 1.000 ton lebih beras, dan dikirimkan ke berbagai daerah di Pulau Bangka. 

"Secara keseluruhan selama satu bulan terakhir ini, tembus lah sampai 1.000 ton. Berasnya kita kirim untuk seluruh daerah yang ada di Pulau Bangka. Jadi tersebar semuanya," ucap Leni. 

Mengingat dalam beberapa minggu terakhir terjadi kenaikan beras, ia mengaku beras yang mereka jual juga tentu mengalami penurunan daya beli. 

"Pasaran agak sepi ya, kira-kira sudah tiga minggu ini. Karena tahu sendiri barang agak mahal, jadi kita tidak bisa prediksi habisnya dalam berapa lama," ucapnya. 

Leni menambahkan, saat ini mereka sudah meminta kembali pasokan beras yang ada di Pasar Induk Cipinang, namun masih menunggu kabar terbaru terkait kapan waktu pengirimannya. 

"Sudah kita minta ke pusat, tetapi belum tahu datangnya kapan karena posisinya air laut sedang surut, jadi kapal belum bisa masuk," terangnya. 

(Bangkapos.com/Gogo Prayoga)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved