Waspada! Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Begini Cara Cek Keaslian Uang Rupiah
Sebelum melakukan penukaran, ada baiknya masyarakat mulai waspada terhadap peredaran uang palsu.
Penulis: Anabel Lerrick CC | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM - Sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri 2024 akan tiba.
Di Indonesia sendiri memiliki tradisi bagi-bagi THR kepada sanak saudara ataupun pada orang sekitar.
Hal itu yang membuat setiap orang yang akan merayakan Idul Fitri melakukan penukaran uang rupiah kecil.
Sebelum melakukan penukaran, ada baiknya masyarakat mulai waspada terhadap peredaran uang palsu.
Untuk mengantisipasi hal itu, Bank Indonesia (BI) mengimbau untuk selalu waspada terhadap peredaran uang palsu saat melakukan penukaran uang rupiah pecahan kecil.
Penukaran harus dilakukan di tempat resmi, seperti di unit atau cabang perbankan dan kas keliling Bank Indonesia.
Menjelang Lebaran, ada banyak orang yang menjual jasa penukaran uang di pinggir jalan.
Cara cek keaslian uang rupiah
Seperti diketahui, cara melihat keaslian uang rupiah kertas adalah dengan dilihat, diraba, dan diterawang. Setiap langkah tersebut, uang akan menampilkan beberapa ciri berbeda.
Dilansir dari laman BI, berikut ciri-ciri uang asli jika dilihat dengan 3 cara tersebut:
Saat dilihat dengan mata telanjang, uang akan terlihat:
- Gambar utama pahlawan nasional.
- Nominal pecahan dalam angka maupun huruf.
- Benang pengaman di sisi kiri yang warnanya mengikuti warna uang.
- Pada sisi kiri bawah terdapat gambar bunga dan logo BI.
Tinta dari gambar bunga dan logi BI ini dapat berubah warna jika uang digerakkan.
Saat uang diraba dengan jari maka uang akan terasa:
- Kasar di bagian-bagian tertentu seperti pada gambar garuda di sisi kanan atas uang.
- Di bagian pinggir sebelah kanan atas uang terdapat kode tuna netra.
Saat diterawang uang baru akan memperlihatkan:
- Tanda air (watermark) di sisi belakang uang bagian kanan dan electrotype
- Gambar saling isi (retoverso).
Seluruh ciri tersebut dapat terlihat di ketujuh pecahan uang rupiah tahun emisi 2022 sehingga usahakan untuk selalu mengecek keaslian uang yang diterima.
(Bangkapos.com/Anabel Lerrick)
| Sambut Penerbangan Belitung-Singapura, BI Babel Perkuat QRIS Cross Border untuk Sektor Pariwisata |
|
|---|
| BI Bangka Belitung Gelar BEKISAH 2026, Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Berkelanjutan |
|
|---|
| Rupiah Jebol Rp17.200 per Dolar AS, Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Bikin Pasar Keuangan Gempar |
|
|---|
| Ekspor Timah Bangka Belitung Tak Terganggu Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Dampak Konflik Timur Tengah Dorong Harga Plastik Melonjak, Inflasi Bangka Belitung Berpotensi Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/peredaran-uang-palsuu.jpg)