Berita Pangkalpinang
BPBD Kota Pangkalpinang Imbau Waspada Cuaca Ekstrem Dadakan
Secara keseluruhan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih masuk dalam kategori musim penghujan. Sehingga cuaca ekstrem masih terus mengintai
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang terus mewaspadai cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja.
Apalagi saat ini, secara keseluruhan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih masuk dalam kategori musim penghujan. Sehingga cuaca ekstrem masih terus mengintai.
Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada, utamanya bagi warga masyarakat yang sedang beraktivitas atau bepergian jauh.
Kata Dedi, cuaca saat ini dapat berubah-unah kapan saja, bahkan setiap kali hujan deras tak jarang juga disertai angin kencang dan petir.
"Kami secara tegas meminta agar masyarakat selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor, terutama di lokasi yang dinilai rentan seperti pinggir sungai dan daerah pantai.
Kondisi cuaca yang tidak menentu dapat meningkatkan risiko longsor, sehingga kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari seluruh warga sangat diperlukan," sebut Dedi kepada Bangkapos.com, Rabu (17/4/2024).
Selain itu, dalam beraktivitas sehari-hari, masyarakat juga diminta untuk berhati-hati dalam berkendara. Jalanan licin akibat curah hujan yang tinggi dapat membahayakan keselamatan.
"Selain itu, kemungkinan pohon tumbang juga harus diwaspadai. Kepatuhan dalam berlalu lintas serta keselamatan diri sendiri dan orang lain menjadi prioritas utama dalam kondisi cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja," terangnya.
Kendati demikian, diakui Dedi memang belum ada laporan yang begitu serius akibat dampak cuaca ekstrem di Pangkalpinang.
"Melalui imbauan ini kami mengajak bersama-sama mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan gotong royong dalam menghadapi ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrem.
Dengan kesadaran dan tindakan bersama, diharapkan dampak buruk akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan, serta keamanan dan keselamatan masyarakat dapat terjaga dengan baik," pungkasnya.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
| Peringati HBP ke 62, Ditjenpas Babel Pamerkan Hasil Karya Warga Binaan di Lapas Pangkalpinang |
|
|---|
| Dampak Konflik Timur Tengah Dorong Harga Plastik Melonjak, Inflasi Bangka Belitung Berpotensi Naik |
|
|---|
| Didit Srigusjaya akan Panggil Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit untuk Mempertanyakan Harga Beli TBS |
|
|---|
| Pedagang dan UMKM di Pangkalpinang Terbebani oleh Kenaikan Harga Plastik |
|
|---|
| Disdukcapil Pangkalpinang Belum Terapkan WFH, Layanan Justru Meningkat di Hari Pertama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220826-Cuaca-ekstrem-Bangka-Belitung3.jpg)