Muncul Istilah Post Holiday Blues Usai Libur Panjang Lebaran, Begini Gejala dan Cara Mengatasinya
Usai libur panjang saat lebaran kemarin, kini muncul istilah post holiday blues.
Penulis: Anabel Lerrick CC | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM - Usai libur panjang saat lebaran kemarin, kini muncul istilah post holiday blues.
Post holiday blues diketahui adalah istilah yang menggambarkan perasaan tidak menyenangkan yang muncul usai liburan selesai.
Psikolog Klinis Veronica Adesla, M.Psi, post holiday blues merupakan perasaan negatif pasca liburan.
Dilansir dari Kompas.com, post holiday blues akan memicu perasaan tidak semangat hingga kurang fokus untuk melakukan kegiatan seperti biasanya.
Veronica menyebutkan bahwa perasaan negatif yang muncul bisa berupa rasa sepi, sedih, kecewa, lelah, hingga tidak bersemangat karena harus kembali pada rutinitas harian sebelum liburan.
Siapa saja bisa mengalami kondisi ini dan umumnya bersifat sementara karena hanya berlangsung dalam beberapa hari setelah liburan.
Veronika juga menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh kegiatan yang dilakukan selama liburan yang melibatkan emosi menyenangkan sehingga memicu produksi hormon serotonin atau dopamin.
Ketika liburan berakhir, hormon tersebut berkurang karena aktivitas yang dilakukan berbeda sehingga justru akan memicu emosi negatif.
Gejala post holiday blues
Dilansir dari Medical News Today, ada beberapa gejala post holiday blues yang akan muncul, seperti:
- Merasakan kecemasan yang samar-samar
- Lebih mudah merasa marah
- Merasakan rindu pada liburan yang dilakukan
- Mengalami kesulitan tidur
- Merasa tidak nyaman atau cemas
Gejala yang dialami tersebut akan berangsur membaik dalam beberapa hari.
Namun, gejala yang semakin memburuk atau berlangsung dalam jangka waktu yang lama bisa mengganggu performa dalam bekerja atau belajar serta interaksi dengan orang lain.
Cara mengatasi post holiday blues
Ada beberapa cara mengatasi post holiday blues yang bisa dicoba, seperti:
- Mulai melakukan aktivitas dengan intensitas yang ringan terlebih dahulu dan baru kemudian menambah beban
- aktivitas yang dilakukan secara bertahap
- Mendapatkan cukup tidur di malam hari
- Mengonsumsi makanan yang sehat
- Melakukan olahraga secara rutin
- Tetap berkomunikasi dengan orang-orang yang ditemui selama liburan untuk meningkatkan perasaan nyaman
- Mengatur jadwal atau membuat perencanaan untuk liburan selanjutnya yang akan dilakukan, termasuk mencoba sesuatu yang baru
Mengetahui apa itu post holiday blues sangatlah penting karena kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja dan bisa bertambah buruk pada beberapa orang, seperti memicu depresi.
Anda yang juga mengalami post holiday blues disarankan untuk melakukan beberapa cara di atas.
Namun, Anda disarankan untuk mencari bantuan medis jika cara di atas tidak membantu dan gejala yang dirasakan semakin buruk atau berlangsung dalam waktu yang lama.
(Tribun-Medan/Bangkapos.com)
| Lebaran Haji Idul Adha 2026 Kapan? Ini Jadwal Versi Muhammadiyah dan Pemerintah dan Tanggal Libur |
|
|---|
| Jadwal Libur Mei 2026: Ada 4 Libur Nasional, 2 Cuti Bersama, dan Lebaran Kurban |
|
|---|
| Pasca Lebaran, Kasus Gangguan Pencernaan hingga Hipertensi di Pangkalpinang Cenderung Meningkat |
|
|---|
| Kembali ke Pesantren Usai Lebaran, Perpisahan Santri di Pangkalpinang Penuh Rindu dan Air Mata |
|
|---|
| Layani Angkutan Lebaran 2026, Damri Pangkalpinang Catat Adanya Penurunan Penumpang 40 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/wanita-mikir-stress_20150506_095803.jpg)