Senin, 20 April 2026

Istri Rekayasa Perampokan di Gresik, iPhone 13 dan Emasnya Ternyata Digadaikan : Saya Takut Suami

Belakangan terungkap, ternyata iPhone 13 dan emas yang sebelumnya disebut dirampok ternyata digadaikan olehnya.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Teddy Malaka
Surya
Azizatus Shohilah, Istri yang Rekayasa Perampokan di Gresik, iPhone 13 dan Emasnya Ternyata Digadaikan : Saya Takut Suami 

BANGKAPOS.COM -Inilah kisah Azizatus Shohilah (24), seorang istri yang merekayasa perampokan di Gresik.

Belakangan terungkap, ternyata iPhone 13 dan emas yang sebelumnya disebut dirampok ternyata digadaikan olehnya.

Ia menyebut takut pada suaminya sehingga merekayasa cerita perampokan di Gresik tersebut.

Ya, sebelumnya Azizatus disebut menjadi korban perampokan yang terjadi di Jalan Taman Ruby Perumahan Permata Suci (PPS) Gresik, Senin (15/4/2024).

Faktanya, dari hasil analisa 3 CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), Polisi tidak menemukan kejadian janggal.

Selain itu, juga tidak ditemukan orang yang menghampiri rumah korban Azizatus pada saat jam kejadian seperti apa yang dikatakan korban.

Berdasarkan hasil analisa CCTV tersebut, ketika polisi hendak memintai keterangan Azizatus, ia sempat tidak dapat dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, dari hasil penyelidikan, sejumlah barang yang dikatakan hilang oleh korban, rupanya digadai.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, Handphone iPhone 13 Promax dan perhiasan (1gelang, 2 cincin, dan 1 kalung) yang dikatakan hilang oleh korban faktanya digadaikan sendiri oleh korban."

"Penyidik memanggil pelapor untuk mengklarifikasi kebenaran kasus tersebut dan terbukti bahwa pelapor mengarang cerita atau membuat laporan palsu," tegas Aldhino, Sabtu (20/4/2024) malam.

Azizatus mengakui, uang hasil gadai barang-barang tersebut diberikan kepada seseorang yang memiliki permasalahan dengan dirinya.

"Sebenarnya tidak hilang atau dicuri orang, saya jual sendiri, uangnya saya berikan kepada seseorang."

"Saya takut sama suami, karena masih menyembunyikan masalah yang belum terselesaikan," kata Azizatus.

Meski demikian, Azizatus tidak memberikan keterangan lebih terkait orang yang dimaksud.

Ia juga mengakui bahwa permasalahan yang ia hadapi bukan tentang hutang, melainkan bisnis.

"(Masalah) Bisnis. Belum dapat izin dari suami, semua saya merahasiakan dari suami," tukasnya.

Selain itu, Azizatus memiliki luka di bagian kepala dan tangan, namun tak ada kaitannya dengan laporan palsu yang ia buat.

"Untuk luka yang saya alami benar terjadi adanya, tidak ada kaitannya dengan laporkan yang saya buat. Masalah pribadi saya dengan seseorang. Saya takut sama suami," tutupnya.

Meski Azizatus menyebut seseorang yang dianggapnya suami, namun mereka belum bisa menunjukkan identitas resmi yang tercatat sebagai suami istri.

Berikut adalah rekayasa perampokan yang dilaporkan oleh Azizatus kepada pihak kepolisian:

Cerita yang dikarang oleh Azizatus mulai dari orang yang tidak dikenal itu kemudian menarik korban ke kamar belakang dan mendorong korban hingga terbentur meja.

Pelaku tersebut kemudian mengambil Handphone korban beserta dusbook dan juga menanyakan PIN dan password iCloud korban sambil mengancam korban dengan pisau di leher korban.

Pada saat menodongkan pisau pada korban, pelaku juga meminta perhiasan yang ada di leher korban dan tangan korban yang dirampas secara paksa oleh pelaku.

Saat pelaku sudah mengambil barang-barang tersebut, korban sempat ingin berteriak namun pelaku mumukul bibir korban hingga berdarah.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Manyar.

Polisi berhasil mengungkap fakta sebenarnya. Bahwa keterangan AS adalah rekayasa. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved