Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah
Instagram Sandra Dewi Muncul Lagi Kini Tampilannya Beda, Potret Bareng Harvey Moeis Dihapus?
Saat akun Instagram Sandra Dewi hilang lebih dari dua pekan lalu, banyak yang bertanya-tanya mengenai sebabnya.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM-- Akun Instagram Sandra Dewi muncul kembali usai beberapa pekan sempat hilang.
Seperti yang diketahui kasus korupsi tata niaga komoditas timah praktis menyeret nama Sandra Dewi.
Akun Instagram Sandra Dewi yang dikabarkan hilang pun kini muncul lagi.
Namun terlihat ada banyak perubahan pada akun Instagram milik Sandra Dewi tersebut.
Salah satunya Sandra Dewi tak lagi memajang foto sang suami Harvey Moeis yang kini tengah dibui atas kasus korupsi.
Bukan hanya foto dan video sang suami Harvey Moeis saja yang lenyap,
tapi semua postingan Sandra Dewi dihapus sehingga pada profil post menunjukkan angka nol.
Profil jumlah orang yang diikuti atau following juga menunjukkan angka yang sama.
Padahal sebelumnya postingan Sandra Dewi mencapai angka ribuan dalam bentuk foto dan video.
Sandra Dewi hanya menuliskan atributnya sebagai she atau perempuan, artist, dan ibu dua anak laki-laki dari pernikahannya dengan Harvey Moeis.
Yang tak berubah hanya jumlah pengikut, yakni tetap 24,3 juta.
Saat akun Instagram Sandra Dewi hilang lebih dari dua pekan lalu, banyak yang bertanya-tanya mengenai sebabnya.
Netizen menduga hilangnya akun Sandra Dewi karena dihapus secara sengaja.
Jika benar sengaja dihapus, pertanyaan selanjutnya, adalah apa alasan Sandra Dewi melakukan itu?
Berbagai spekulasi muncul.
Maklum, sang suami Harvey Moeis terjerat kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah.
Korupsi tersebut memiliki potensi kerugian negara mencapai Rp 271 triliun.
Harvey sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Kejaksaan Agung juga menelurusi aliran uang haram korupsi tersebut menggunakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Karenanya, netizen menduga Sandra Dewi menghapus akun Instagramnya dalam rangka menghilangkan barang bukti.
Sejauh ini sejumlah aset Harvey Moeis dan Sandra Dewi yang disita.
Paling banyak adalah mobil mewah berbagai merek, antara lain Rolls Royce, Ferrari, mini cooper, Toyota Vellfire, dan Lexus.
Bahkan jet pribadi yang konon dimiliki Harvey Moeis jadi bidikan penyidik kejaksaan.
Dan itu bukan yang terakhir. Jaksa terus melakukan penelusuran apa-apa saja aset Harvey yang terkait korupsi tata niaga timah.
Tak heran jika netizen menduga Sandra Dewi berupaya menghilangkan barang bukti dengan menghapus akun Instagramnya.
Sebab, postingan Sandra Dewi sebelum sang suami ditetapkan tersangka dan ditahan, memuat banyak aktivitas bersama keluarga.
Mulai dari aktivitas liburan ke luar negeri, acara keluara, perayaan natal, pesta pernikahannya yang ala Disney, hingga endorse.
Dari postingannya, publik bisa menilai Sandra Dewi dan suaminya bergelimang harta.
Bukan kaleng-kaleng, semua asetnya masuk kategori barang mewah.
Namun, netizen lain memiliki spekulasi berbeda.
Ada yang menduga instagramnya dihilangkan sengaja untuk melindungi produk komersial yang memanfaatkan jasa endorse.
Dalam bisnis hal itu harus dilakukan untuk menyelamatkan citra produk.
Namun, yang menarik, Sandra Dewi belum menghapus konten di fitur collab post.
Masih ada beberapa konten kerjasama bisnis yang melibatkannya.
Sebut saja SDW Gold, Bclinic, Bolde, dan masih banyak lagi.
Spekulasi lainnya, Sandra Dewi benar-benar terpukul.
Ia depresi dengan kenyataan pahit dalam hidupnya. Sang suami jadi tersangka korupsi dan ditahan.
Bukan cuma kecewa, ia juga menanggung malu yang teramat sangat.
Hujatan pun dialamatkan kepadanya.
Sebelum hilang, ia sempat menonaktifkan kolom komentar.
Namun, itu tak cukup karena beberapa akun yang terafiliasi Sandra Dewi jadi sasaran netizen untuk menumpahkan kemarahan mereka.
Aset Harvey Moeis Disita
Sebagai informasi, dalam kasus dugaan korupsi timah ini, Harvey berperan sebagai perpanjangan tangan PT RBT.
Ia diduga mengakomodasi kegiatan pertambangan liar atau ilegal bersama-sama dengan eks Direktur Utama PT Timah Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT).
Atas perbuatannya, Harvey dijerat Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP.
Pekan lalu, Kamis (18/4/2024), tim penyidik Kejaksaan Agung menyita Toyota Vellfire dan Lexus berwarna putih milik Harvey Moeis.
Ada dua mobil yang disita terkait Harvey Moeis, yakni Toyota Vellfire dan Lexus berwarna putih.
"2 punya HM (Harvey Moeis) yang Velfire sama Lexus putih," kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung, Kuntadi kepada Tribunnews.com, Kamis (18/4/2024) malam.
Selain Harvey Moeis, Kejaksaan Agung juga menyita dua mobil milik tersangka lain, Robert Indarto (RI).
Mobil yang disita dari Direktur Utama PT Sariwiguna Bina Sentosa (SBS) itu adalah Innova Zenix dan Mercedes Benz.
"Yang lainnya punya RI, Zenix sama Mercy," kata Kuntadi.
Lalu, pada awal April lalu, Senin (1/4/2024), Rolls Royce dan Mini Cooper juga disita dari Harvey Moeis.
"Betul (Rolls Royce) dan Mini Cooper (milik tersangka Harvey Moeis)" kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Kuntadi saat dihubungi, Senin (1/4/2024) malam.
Mobil Roll Royce tersebut diketahui tiba di Gedung Kejagung RI sekira pukul 23.00 WIB dengan diantar mobil towing.
Tidak terlihat nomor pelat di mobil mewah berwarna hitam dengan warna silver di bagian kap mesin tersebut.
Hanya saja mobil Mini Cooper yang disebut Kuntadi tak terlihat di gedung Kejagung.
Yang terlihat hanya mobil Rolls Royce tersebut.
Peran Harvey Moeis dalam kasus ini, pada 2018 sampai 2019, selaku perwakilan PT Refined Bangka Tin (RBT) bekerja sama dengan Direktur Utama PT Timah saat itu Mochtar Riza Pahlevi Tabrani.
Harvey Moeis meminta Riza mengakomodir kegiatan pertambangan timah liar di wilayah IUP PT Timah Tbk.
Setelah beberapa kali pertemuan, disepakati kerja sewa-menyewa peralatan processing peleburan timah di wilayah IUP PT Timah Tbk.
Tersangka Harvey Moeis mengkondisikan agar smelter PT SIP, CV VIP, PT SBS, dan PT TIN mengikuti kegiatan tersebut.
Hal itu dikatakan Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Kuntadi saat itu.
Kuntadi mengatakan setelah itu Harvey diduga memerintahkan para pemilik smelter menyisihkan sebagian keuntungan dari usahanya.
Keuntungan itu kemudian dibagi untuk Harvey dan sejumlah tersangka lainnya.
Sandra Dewi dan suaminya, Harvey Moeis (Instagram @sandradewi88)
Kejaksaan menduga pemberian uang tersebut disamarkan sebagai dana Corporate Social Responsibility.
Dana tersebut disalurkan kepada Harvey melalui perusahaan PT QSE yang difasilitasi oleh tersangka Helena Lim.
Atas perbuatannya, Kejagung menjerat Harvey dengan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kejagung juga menahan Harvey di Rumah Tahanan negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk 20 hari pertama sejak 27 Maret hingga 15 April 2024.
Kemudian, masa penahanan Harvey Moeis diperpanjang untuk 40 hari ke depan.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit/TribunTrends.com/Tribunnews.com)
| Kejari Bangka Selatan Sita Uang Rp3,094 Miliar dan Segel SPBU dari Kasus Korupsi Tata Niaga Timah |
|
|---|
| Sosok Adhiya, Bos Buzzer Disebut Marcella di Kasus Harvey Moeis, Bayaran Hampir Rp600 Juta per Bulan |
|
|---|
| Terungkap Pengakuan Marcella di Pengadilan: Buzzer Dibayar Rp 597 Juta demi Selamatkan Harvey Moeis |
|
|---|
| Kejari Bangka Tengah Upayakan Pemda Bisa Manfaatkan Aset Sitaan Negara Milik Aon |
|
|---|
| Kasus Korupsi Timah 270 T Masih Berbuntut Panjang, Kejari Basel Periksa Pejabat PT Timah dan Mitra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Sandra-Dewi-Jenguk-Harvey-Moeis-di-Rutan-Kondisi-Suami-Sandra-Dewi-Disorot-Sempat-Syok.jpg)