Berita Pangkalpinang
Berkah Hari Raya Idul Adha, Setiap Tahun Pedagang Sapi di Paritlalang Bisa Jual Puluhan Sapi Kurban
Misno, pedagang sapi di Kota Pangkalpinang mengaku bisa menjual puluhan sapi kurban.
Penulis: Adi Saputra | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Misno, pedagang sapi di Kota Pangkalpinang mengaku bisa menjual puluhan sapi kurban setiap tahun terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.
Ia mengaku menjadi regenerasi kedua setelah sang ayah, yang berjualan sapi di Kota Pangkalpinang sejak puluhan tahun lalu di kawasan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
"Sejak tahun 1960 kami jualan di sini (Parit Lalang), dulu bapak yang jualan dan sekarang saya meneruskan usaha jualan sapi," kata Misno kepada Bangkapos.com, Senin (06/05/2024).
Diungkapkan Misno, setiap tahun memang dirinya dapat menjual puluhan ekor sapi khusus di Pulau Bangka dan diantarkan ke berbagai daerah baik di Kabupaten maupun Kota yang melakukan pembelian sapi untuk berkurban di hari Raya Idul Adha.
"Ada 30an ekor kami jual setiap tahunya dan tahun kemarin Alhamdulillah tembus 40 ekor sapi kami jual, itu pun kami antar ke berbagai daerah di Pulau Bangka," ungkapnya.
Diakui Misno memang sudah banyak pelanggan yang datang membeli sapi untuk di kurbankan, apalagi harga yang ditawarkan normal dan bisa kurang dari harga penawaran awal.
Sehingga pembeli bisa memilih sapi-sapi yang sesuai keinginan, khusus harga yang ditawarkan sesuai dengan selera atau budget yang dimiliki pembeli dan sapi memiliki kualitas sesuai harga.
"Alhamdulillah lumayan banyak pelanggan kami, mereka kadang datang kesini dan langsung memilih sapi-sapi yang mereka inginkan mulai harga Rp20 jutaan hingga Rp50 jutaan perekornya," beber Misno.
Selain itu dirinya juga menjelaskan, sapi yang dijual memang memiliki berat berbeda-beda mulai dari 100 kilogram hingga satu ton berat sapi yang dijual atau ditawarkan kepada pembeli dan harganya juga berbeda.
"Ukuran memang beda-beda dan tergantung hargalah, ada sapi beratnya 100 kilogram mulai harga Rp20 juta dan satu ton harga sapi kurang lebih Rp50 jutaan perekor," jelasnya.
Ditambahkan Misno, satu bulan menjelang hari Raya Idul Adha pembeli sudah mulai berdatangan dan memilih sapi yang akan dibeli ataupun menitipkan sapi yang telah dilakukan pembelian dan diambil sebelum maupun di hari pelaksanaan pemotongan hewan korban.
"Sudah mulai mereka beli, itu ada beberapa ekor sapi yang sudah laku dan mereka (pembeli) titip di sini nanti baru kita antar sesuai dengan pesanan pembeli maunya kapan di antar sapinya," tambah Misno.
"Sapi-sapi yang dititip di sini tetap kami rawat dan kami jaga kesehatan tubuh sapi, jangan sampai nanti ketika mau diantar terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan kami tidak mau pembeli kecewa, jadi kami harus menjaga dengan baik-baik," ucapnya.
Tak hanya itu saja, Misno juga mengungkapkan dirinya bersama sang istri menerima pesanan sapi bagi pembeli yang ingin melakukan pemesanan untuk hewan kurban dan tetap diberikan pengurangan harga serta dijamin kesehatan dan kualitas sapi yang ditawarkan.
Khususnya pelanggan atau pembeli yang sering membeli sapi dengannya, sudah mengetahui kualitas dan tata cara perawatan yang dilakukan Misno maupun istri terhadap sapi yang dijual atau ditawarkan ke pembeli.
"Boleh tanya ke pembeli yang pernah beli sapi disini, sapi yang kami jual kualitas khususnya kesehatan sapi terjamin karena kami telah melakukan cek kesehatan hingga karantina sapi sebelum di jual atau tawarkan ke pembeli," ungkap Misno.
Makanya Misno mengaku sudah puluhan tahun berjualan sapi, setiap tahun dapat menjual puluhan sapi kepada masyarakat meskipun sapi berasal dari luar Pulau Bangka dan berasal dari Jawa Timur atau Madura.
"Terawat semua sapi kami, mulai dari pola makanan yang diberikan hingga kondisi kandang yang kami rawat agar sapi tetap terjaga kesehatannya dan bebas dari berbagai penyakit sebelum dijual," tegasnya. (Bangkapos.com/Adi Saputra)
| Ribuan Jemaah Salat Iduladha Padati Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang |
|
|---|
| Kejari Pangkalpinang Sosialisasikan Penerangan Hukum PPS di Diskominfo Pangkalpinang |
|
|---|
| Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bolesa Serahkan Satu Ekor Sapi 400 Kg ke Warga Semabung Lama |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Bolesa Serahkan Sapi Kurban 400 Kilogram ke Warga Semabung Lama |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Dinas Pangan Pangkalpinang Pastikan Bahan Pangan Aman Dikonsumsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240506_Misno-Pedagang-Sapi-Kurban-Paritlalang.jpg)