Rabu, 29 April 2026

Berita Pangkalpinang

DPKP Bangka Belitung Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Ini Langkah yang Dilakukan

Upaya pencegahan sesuai dengan standar kita bagaimana hewan kurban, tidak boleh menunjukan gejala Penyakit Mulu dan Kuku (PMK) sebagai syaratnya...

Tayang:
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, Edi Romdhoni. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ( DPKP ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) Edi Romdhoni, memastikan hewan kurban jelang Idul Adha terjamin kesehatannya, Kamis (30/5/2024). 

Hal ini pun diungkapkan setelah pihaknya menerapkan aturan ketat, terkait kesehatan hewan kurban termasuk persyaratan vaksinasi. 

"Upaya pencegahan sesuai dengan standar kita bagaimana hewan kurban, tidak boleh menunjukan gejala Penyakit Mulu dan Kuku (PMK) sebagai syaratnya minimal sudah divaksin satu kali itu," kata  Edi Romdhoni. 

Tak hanya gejala PMK, DPKP Bangka Belitung juga fokus terhadap pencegahan terhadap penyakit yang berpotensi tinggi pada tingkat kematian hewan. 

"Tidak menunjukkan Lumpy Skin Disease (LSD) yang ditunjukkan dengan vaksin satu kali. Lalu menunjukkan uji lab bebas brucella, lalu menunjukkan hasil lab Septicaemia Epizootica (SE) atau penyakit ngorok," jelasnya. 

Baca juga: DPKP Babel Gandeng Juleha dan Sibilal Sosialisasikan Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat

Baca juga: Sukirman Terima Rekomendasi DPP NasDem untuk Kembali Maju di Pilkada Babar 2024

Baca juga: Polisi Limpahkan Berkas Dua Tersangka Pemilik 24 Kg Ganja Kering ke Kejaksaan Negeri Bangka Barat

Lebih lanjut pihaknya pun mengatakan suda berkoordinasi dengan tingkat Kabupaten/Kota, untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban

"Sejauh ini hewan kurban yang masuk tidak ada yang menunjukkan gejala sakit, artinya kondisinya sehat. Tentunya ini kerjasama Dinas Provinsi dan Kabupaten/kota untuk selalu menjaga dan memantau kondisi, termasuk kandang baru di pinggir jalan ini juga selalu kita pantau," jelasnya. 

Sementara itu untuk menjaga kesehatan hewan kurban, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung juga menyiapkan disinfektan dan vaksin. 

Diketahui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, kini memiliki 9.000 dosis vaksin PMK, 4.000 dosis vaksin LSD dan disinfektan sebanyak 5.000 liter. 

"Provinsi juga menyiapkan kalau dibutuhkan, ini kita siapkan bukan hanya sapi kurban tapi untuk milik pribadi juga boleh. Silahkan menghubungi dinas, nanti akan disiapakan. Tapi kalau vaksin, harus dengan petugas medis yang melaksanakannya," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved