Berita Pangkalpinang
DPKP Bangka Belitung Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Ini Langkah yang Dilakukan
Upaya pencegahan sesuai dengan standar kita bagaimana hewan kurban, tidak boleh menunjukan gejala Penyakit Mulu dan Kuku (PMK) sebagai syaratnya...
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ( DPKP ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) Edi Romdhoni, memastikan hewan kurban jelang Idul Adha terjamin kesehatannya, Kamis (30/5/2024).
Hal ini pun diungkapkan setelah pihaknya menerapkan aturan ketat, terkait kesehatan hewan kurban termasuk persyaratan vaksinasi.
"Upaya pencegahan sesuai dengan standar kita bagaimana hewan kurban, tidak boleh menunjukan gejala Penyakit Mulu dan Kuku (PMK) sebagai syaratnya minimal sudah divaksin satu kali itu," kata Edi Romdhoni.
Tak hanya gejala PMK, DPKP Bangka Belitung juga fokus terhadap pencegahan terhadap penyakit yang berpotensi tinggi pada tingkat kematian hewan.
"Tidak menunjukkan Lumpy Skin Disease (LSD) yang ditunjukkan dengan vaksin satu kali. Lalu menunjukkan uji lab bebas brucella, lalu menunjukkan hasil lab Septicaemia Epizootica (SE) atau penyakit ngorok," jelasnya.
Baca juga: DPKP Babel Gandeng Juleha dan Sibilal Sosialisasikan Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat
Baca juga: Sukirman Terima Rekomendasi DPP NasDem untuk Kembali Maju di Pilkada Babar 2024
Baca juga: Polisi Limpahkan Berkas Dua Tersangka Pemilik 24 Kg Ganja Kering ke Kejaksaan Negeri Bangka Barat
Lebih lanjut pihaknya pun mengatakan suda berkoordinasi dengan tingkat Kabupaten/Kota, untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban.
"Sejauh ini hewan kurban yang masuk tidak ada yang menunjukkan gejala sakit, artinya kondisinya sehat. Tentunya ini kerjasama Dinas Provinsi dan Kabupaten/kota untuk selalu menjaga dan memantau kondisi, termasuk kandang baru di pinggir jalan ini juga selalu kita pantau," jelasnya.
Sementara itu untuk menjaga kesehatan hewan kurban, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung juga menyiapkan disinfektan dan vaksin.
Diketahui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, kini memiliki 9.000 dosis vaksin PMK, 4.000 dosis vaksin LSD dan disinfektan sebanyak 5.000 liter.
"Provinsi juga menyiapkan kalau dibutuhkan, ini kita siapkan bukan hanya sapi kurban tapi untuk milik pribadi juga boleh. Silahkan menghubungi dinas, nanti akan disiapakan. Tapi kalau vaksin, harus dengan petugas medis yang melaksanakannya," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
kesehatan
hewan kurban
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Bangka Belitung
DPKP Babel
DPKP Bangka Belitung
| Fraksi Gerindra Tegaskan LKPJ Gubernur Babel 2025 Harus Dievaluasi, SILPA Besar Jangan Anggap Biasa |
|
|---|
| Diskopdag Pangkalpinang Tegaskan Tak Terlibat Rekrutmen PMO dan BA Program KDMP |
|
|---|
| Diskopdag Pangkalpinang Genjot Sertifikasi Halal UMKM Lewat Kolaborasi |
|
|---|
| SMPN 7 Pangkalpinang Raih Juara III Nasional Lomba Video Digitalisasi Pembelajaran |
|
|---|
| Sambut Penerbangan Belitung-Singapura, BI Babel Perkuat QRIS Cross Border untuk Sektor Pariwisata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Edi-Romdhoni-Kepala-DPKP-Babel.jpg)