Berita Pangkalpinang
Dinsos Pangkalpinang Ingatkan Masyarakat Tak Beri Uang Pada Pengamen dan Pengemis, Ini Alasannya
Dinsos Pangkalpinang Ingatkan Masyarakat Tak Beri Uang Pada Pengamen dan Pengemis, Ini Alasannya
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinsos Pangkalpinang Ingatkan Masyarakat Tak Beri Uang Pada Pengamen dan Pengemis, Ini Alasannya.
Para Pengamen dan pengemis menjadi pemandangan biasa di Kota Pangkalpinang.
Mereka sering kali berada di lampu merah hingga pusat perbelanjaan.
Mendapati hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pangkalpinang terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk tidak memberi uang kepada gelandangan maupun pengemis di jalanan.
Plt Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial, Said Al Haris Basit Dinsos Kota Pangkalpinang mengatakan, sesuai peraturan daerah (Perda) nomor 7 tahun 2015 tentang penanganan gelandangan, pengemis dan anak jalanan.
"Yang pasti kita menghimbau pada masyarakat untuk tidak memberikan uang pada pengamen, karena disitu ada indikasi pemanfaatan, seperti eksploitasi anak," ujar Sayid, Jumat (31/5/2024).
Sayid menyampaikan, Dinsos Kota Pangkalpinang terus melakukan sosialisasi pada masyarakat, dengan memasang banner larangan memberi uang/barang di jalan dan tempat umum pada beberapa titik wilayah Kota Pangkalpinang.
"Perda nya kan sudah lama, sejak tahun 2015. Jadi kita terus turun juga ke masyarakat untuk memberikan edukasi, sesuai fungsi dari pendekatan sosialnya," tambahnya.
Dikatakan pula oleh Sayid, masyarakat sebaiknya mengutamakan penyaluran bantuan melalui jalur-jalur resmi, agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
"Kalau memang mau memberi, lewat jalur resmi bisa. Atau kalau tidak, sebaiknya berbagi ke tetangga dulu lah setidaknya, jangan di jalan, karena ada indikasi penghasilan orang yang meminta-minta di jalan atau tempat umum itu cukup besar," terangnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)
| Pose Pribadi Beredar, Nasib Eks Direktur RSUD Depati Hamzah Terbukti Langgar Disiplin Berat |
|
|---|
| Terpilih Secara Aklamasi, Ali Muzakir Duduki Kursi Ketua ICF Bangka Belitung 2026-2030 |
|
|---|
| Perkuat Layanan Bongkar Muat CPO, PTP Nonpetikemas Pangkalbalam Pastikan Jaga Rantai Pasok Industri |
|
|---|
| Dua SPPG di Pangkalpinang Dinonaktifkan, Satu Sajikan Menu Empek-Empek Berulat |
|
|---|
| 18 SPPG di Pangkalpinang Sudah Beroperasi Layani Lebih dari 43 Ribu Penerima Manfaat MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240503-Pengamen-badut-jalanan.jpg)