Beroperasi 4 Malam, W Super Club Hotman Paris Ditutup Polrestabes Makassar, Dirating Bintang Dua

Setelah polisi menutup sementara W Superclub, kini muncul keterangan di Google jika W Superclub tutup permanen.

Kolase Istimewa
Beroperasi 4 Malam, W Super Club Hotman Paris Ditutup Polrestabes Makassar, Dirating Bintang Dua 

BANGKAPOS.COM-- Baru beroperasi selama 4 malam, kelab malam W Superclub milik Hotman Paris di di CPI, Makassar, Sulsel, ditutup Polrestabes Makassar.

Diketahui tempat hiburan yang resmi dibuka  Hotman Paris pada Senin (27/5/2024) itu ditutup sementara Jumat (31/5/2024).

W Superclub ditutup karena operasionalnya ditolak masyarakat, terkhusus ormas Islam.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, PD Muhammadiyah Makassar, Nahdlatul Ulama Makassar, Forum Ummat Islam Bersatu, hingga Himpunan Mahasiswa Islam menyampaikan pernyataan sikap penolakan.

Muhammadiyah dalam pernyataaan sikapnya menilai kehadiran W Superclub berpotesi merusak moral generasi muda dan mengajak pada tindakan kemaksiatan.

Ketua MUI Sulsel, Prof KH Najamuddin Abd Safa menilai, W Superclub akan lebih banyak mendatangkan mudharat dan manfaat.

Selain itu, penolakan W Superclub Makassar juga dikuatkan dengan pernyataan Hotman Paris yang mengajak wanita-wanita Bugis Makassar berdansa dengan dia.

Setelah polisi menutup sementara W Superclub, kini muncul keterangan di Google jika W Superclub tutup permanen.

"Permanently closed," demikian tertulis di laman mesin pencarian Google ketika mencari W Superclub Makassar.

Permanently closed jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah ditutup secara permanen.

Selain tertulis "Permanently closed", review W Superclub juga buruk.

Kelab malam yang dikelola HW Group itu hanya mendapatkan bintang 2 dari 23 Google reviewers hingga, Senin (3/6/2024) atau tepat sepekan setelah dibuka.

Mayoritas reviewers berkomentar buruk soal W Superclub.

"Sya suka sma HP pengacara hebat yang membantu bnyak orang dengan konsultasi hukum gratis...tpi tdk dengan w superclub makassar," tulis reviewer Naufal.

"Perusak generasi," tulis reviewer Nurul Qhalisah.

"Merusak generasi bangsa," tulis reviewer Cotrimoxazol 08.

"Jangan samakan kotamu dengan kota Makassar," tulis reviewer Aswar.

"Cukup bangun saja restoran tanpa embel2; Kami tak setuju dengan pernyataan HP mengajak wanita makassar mempertontonkan aurat disana," tulis reviewer Titi MuysaMart.

Namun, ada juga reviewer memberi bintang 5 dan menulis review postif.

"Good for chill. Suka nongkrong dengerin musik and chill with friends or collega," tulis reviewer Mas chichi (bintang 50
 
"Best Club in Makassar , i like it," tulis reviewer M Bagus Ryan P.

Bahkan pihak Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel ikut angkat bicara setelah perizinan W Super Club Makassar dipertanyakan.

Atas perintah Kapolrestabes Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib, tempat hiburan malam milik Hotman Paris itu ditutup.

Lantas siapakah sosok  yang berani menutup club malam milik Hotman Paris yang ramai diprotes ormas tersebut?

Profil Kombes Mokhamad Ngajib

Profil Kombes Mokhamad Ngajib yang Berani Tutup W Super Club Makassar Milik Hotman Paris

Melansir Tribun Timur, Mokhamad Ngajib resmi menjabat sebagai Kapolrestabes Makassar menggantikan Kombes Budhi Haryanto setelah sertijab pada Jumat (31/3/2023).

Perwira polisi angkatan 1995 tersebut sudah pernah bertugas di Makassar.

Pria kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, 7 Desember 1971, ini memulai kariernya di Kota Makassar, tepatnya pada tahun 1996.

Mokhamad Ngajib muda yang berpangkat Ipda dipercaya menjabat Pamapta Polwiltabes Ujung Pandang tahun 1996 hingga 1997.

Kemudian Mokhammad Ngajib muda ditugaskan sebagai Kanitres Intel Polsekta Panakkukang (1997-1998).

Selanjutnya Mokhammad Ngajib muda menjadi Kanit VC Serse Polwiltabes Ujung Pandang tahun 1998 hingga 1999.

Setelah itu, Kombes Pol Mokhammad Ngajib pun kembali ke AKPOl sebagai Dantontar 3/1 (1999-2000).

Dan setelahnya, ia pun berkarier di sejumlah daerah di pulau Jawa hingga Sumatera.

Terakhir, Kombes Pol Mokhamad Ngajib menjabat sebagai Kapolrestabes Palembang (2022-2023).

Kurang lebih 24 tahun meninggalkan Kota Makassar, ia pun kembali ke Kota Daeng.

"Malam ini kilas balik saya melaksanakan tugas sebagai anggota Polri," kata Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat sambutan lepas sambut Kapolrestabes Makassar dari Kombes Pol Budhi Haryanto di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad, Minggu (9/4/2023) malam.

"Bahwa 27 tahun lalu saya berdiri di sini menjadi perwira pertama yang tugas pertama di sini," ujar Mokhammad Ngajib.

"Dan ruangan saya sebelah sini (Mokhammad Ngajib menunjuk ke arah ruangan SKCK) dan sampai sekarang belum berubah," sambungnya.

Kehadirannya kembali di ibu kota Provinsi Sulsel ini, kata Mokhammad Ngajib, membuktikan cintanya terhadap Kota Makassar.

"Sejak 24 tahun yang lalu meninggalkan, alhamdulillahirabbilalamin, kami bisa datang lagi, menginjak kembali tanah Kota Makassar," ucap Mokhammad Ngajib.

"Dan ini tentunya, membuktikan bahwa meskipun kami bukan asli Makassar, tetapi kami cinta dengan Makassar," ucapnya lagi disambut tepuk tangan hadirin.

Respons Hotman Paris
 

Belakangan, Hotman Paris juga memberikan respons dan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Meski belum ada keputusan pencabutan izin, namun Polrestabes Makassar mengambil langkah cepat melakukan penutupan sementara W Super Club Makassar, Jumat (31/5/2024).

Langkah pentutupan sementara W Super Club Makassar ini sebagai respons atas adanya penolakan sejumlah ormas dan tentu demi menjaga dari hal-hal yang tak diinginkan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Ops Polrestabes Makassar, Darminto, atas perintah Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib, saat hadir dalam pertemuan organisasi masyarakat Islam dan tokoh masyarakat se-Makassar.

Petemuan ini berlangsung di kediaman Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, di Jl Amirullah, Jumat (31/5/2024).

Kata Darminto, penutupan sementara W Super Club dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban Kota Makassar.

"THM W Super Club ditutup untuk sementara guna menjaga keamanan dan ketertiban daerah," ucap Darminto.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen W Super Club.

Yakni agar kegiatan di THM tersebut dihentikan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

"Sudah ada penyampaian ke menejemen untuk tidak beroperasi, ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ujarnya.

Hotman Paris pun minta maaf ke warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (31/5/2024).

Permohonan maaf tersebut disampaikan Hotman Paris saat penolakan W Super Club di kawasan CPI Makassar ramai dibahas.

"Saya Hotman Paris, dengan ini menyatakan permintaan sebesar-besarnya apabila ada ketersinggungan akibat kata-kata saya pada waktu peresmian W Super Club di Makassar yang saya mengajak para wanita untuk berdansa," ujarnya dalam rekaman video yang beredar.

Hotman Paris mengaku tidak bermaksud melecehkan perempuan-perempuan Bugis dan Makassar atas kata-katanya tersebut.

"Saya tidak maksud apapun untuk melecehkan wanita-wanita Makassar atau Bugis," ujarnya.

"Sekali lagi mengucapkan permintaan maaf sebesar-besarnya apabila perkataan saya menimbulkan ketersinggungan bagi pihak terkait,. Saya sangat mencintai rakyat Indonesia, termasuk Makassar," imbuhnya

Saat peresmian W Super Club di Makassar, Hotman Paris juga mengaku memberikan layanan bantuan hukum.

"Di Makassar pada waktu saya datang, tujuh jam menghabiskan waktu untuk memberikan bantuan hukum kepada para pengais keadilan yang semuanya adalah warga Makassar," jelasnya.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit/Tribun Timur/Tribun Jatim)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved