Berita Bangka Barat
Pengelola di Bangka Barat Diminta Jaga Kebersihan Objek Wisata
Kegiatan diikuti sebanyak 40 orang peserta yang berasal dari pengelola daya tarik wisata, pengelola desa wisata, Pokdarwis dan penggerak wisata
Penulis: Riki Pratama | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemkab Bangka Barat menggelar pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan motivasi dan kemampuan serta kesadaran para pengelola daya tarik wisata dan desa wisata terkait kebersihan,
Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisara (Disbudpar), menggelar Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata dengan Dana DAK Non Fisik Paariwisata Tahun Anggaran 2024.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka Barat, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bangka Barat, Heru Warsito, di Hotel YasminStar Mentok, Rabu (19/6/2024)
Pelatihan dilakukan selama tiga hari 19-21 Juni 2024.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Ali mengatakan, kegiatan diikuti sebanyak 40 orang peserta yang berasal dari pengelola daya tarik wisata, pengelola desa wisata, Pokdarwis dan penggerak wisata di Kabupaten Bangka Barat.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan motivasi dan kemampuan serta kesadaran para pengelola daya tarik wisata dan desa wisata.
Dalam melaksanakan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di tempat/destinasi wisata dan desa wisata yang dikelolanya sehingga memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” ujar Ali kepada wartawan, Kamis (20/6/2024).
Ia menambahkan, kebersihan lingkungan tempat wisata, menjadi mutlak dibutuhkan oleh setiap wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata, sebagai wujud dari salah satu Sapta Pesona.
Menurutnya, dengan kawasan wisata yang selalu terjaga kebersihannya, tentu akan membuat pengunjung betah berlama lama menikmati keindahan tempat wisata khususnya di Kabupaten Bangka Barat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Barat, Heru Warsito mengatakan aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan adalah 7 unsur yang terdapat di dalam Sapta Pesona.
“Penerapan Sapta Pesona merupakan salah satu upaya dalam memberikan pelayanan prima kepada wisatawan khususnya untuk desa wisata dan pengelola destinasi wisata,” ujar Heru.
Dikatakannya, salah satu unsur Sapta Pesona tersebut yaitu bersih, dalam pengertian lingkungan, kualitas produk dan pelayanan di destinasi wisata yang mencerminkan keadaan yang sehat.
Memberikan rasa nyaman dan senang bagi wisatawan dalam melaksanakan perjalanan atau kunjungan.
“Setelah terciptanya kebersihan dan sanitasi di destinasi wisata, maka secara tidak langsung akan menciptakan suasana yang indah dan menarik. Serta memberikan kesan yang mendalam bagi wisatawan, sehingga mereka ingin berkunjung kembali dan mendorong promosi ke pasar wisatawan yang lebih luas,” katanya.=
Heru mengharapkan, setelah mengikuti penelitian ini para peserta mampu mempelajari manajemen pengelolaan sampah di destinasi wisata, sehingga sampah tidak lagi menjadi permasalahan berkelanjutan yang tidak ada solusinya.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)
| Camat Tempilang Beri Waktu 3 Hari Penataan Pantai Pasir Kuning |
|
|---|
| Jelang Porprov 2026, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Babar Gelar Pelatihan Pelatih dan Wasit |
|
|---|
| Tanpa Perlawanan, Pencuri Motor di Mentok Ditangkap Polisi Parittiga |
|
|---|
| Diduga Sandal Tersangkut Pedal Gas, PNS di Mentok Tabrak Warga Duduk di Pinggir Jalan hingga Tewas |
|
|---|
| Insiden Tahanan Kabur, Kapolres Bangka Barat Minta Perketat Pengawasan Sel, Anggota Harus Disiplin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240620-Disbudpar.jpg)