Selasa, 7 April 2026

Berita Pangkalpinang

21 Jurnalis AJI Lulus dan Kompeten di UKJ Pangkalpinang 2024

Pada UKJ ini, para jurnalis tak hanya diuji tentang pengtahuan dan kemahiran dalam menjalankan tugas, tetapi juga profesionalitas dan etika

|
Istimewa
Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerja sama dengan Kedutaan Australia di Pangkalpinang dari 22-23 Juni 2024 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerja sama dengan Kedutaan Australia, menggelar Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) ke-98 di Pangkalpinang dari 22-23 Juni 2024.

Sebanyak 21 jurnalis yang ikut serta dinyatakan kompeten.

Sebanyak 5 orang penguji yakni Budisantoso Budiman, Rana Akbari Fitriawan dan Bayu Wardhana hadir secara langsung di Grand Safran Pangkalpinang. Sementara penguji Willy Pramudya dan Nikolas Panama hadir secara online.

Pada UKJ ini, para jurnalis tak hanya diuji tentang pengtahuan dan kemahiran dalam menjalankan tugas, tetapi juga profesionalitas dan etika.

Sebanyak 21 jurnalis ikut serta terdiri dari 4 orang jenjang muda, 16 jenjang madya dan 1 jenjang utama.

Hasilnya, Badan Pen Faisal anggota AJI Pangkalpinang asal Belitung menjadi peserta nilai terbaik UKJ jenjang muda.

Barliyanto yang merupakan Ketua AJI Pangkalpinang terbaik di jenjang madya dan Fajarwiko, Ketua AJI Palembang menjadi yang terbaik untuk jenjang utama.

Perwakilan penguji, Willy Pramudya mengatakan UKJ yang digelar di Pangkalpinang, adalah upaya untuk menilai profesionalisme para jurnalis.

"Selamat kepada yang mencapai nilai kompeten," kata dia.

Sekretaris Jenderal AJI, Bayu Wardhana yang hadir sebagai penguji mengatakan organisasi menaruh harapan besar kepada para jurnalis anggota AJI untuk menjadi menyuarakan hak-hak orang yang termaginalkan.

"Bangka Belitung ini wilayah tambang, sawit. Kita beharap, kawan-kawan AJI inilah yang menjadi ujung tombak untuk menyuarakan hak-hak orang yang tak bisa melawan penguasa," kata Bayu Wardhana.

Kegiatan UKJ ini merupakan kerjasama antara AJI dan Keduataan Australia dari sisi pendanaan.

Senior Media Officer, Kedutaan Australia, Graviardy berharap kegiatan workshop ini bisa bermanfaat bagi peserta dengan turut dibekali pengalaman etik jurnalisme sebagai jurnalis.

Tak dipungkirinya, sebagi jurnalis di era digital saat ini, jurnalis dituntut memberikan informasi yang akurat dan berimbang.

“Terimakasi kepada Aji dan Dewan Pers sehingga workshop etik dan UKJ ini dapat diadakan. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menjangkau lebih jauh jurnalis yang berkompetensi,” ucapnya.

(Rilis/Teddy Malaka)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved