Berita Bangka Selatan
PPDB Jalur Zonasi Jenjang SMA di Kabupaten Bangka Selatan Kelebihan Kuota
masuki hari kedua pendaftaran jalur zonasi ini lumayan besar animo yang mendaftar di SMA N 1 Toboali. Keseluruhan sudah mencapai 663 orang pendaftar..
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Bangka Selatan (Basel ), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) mengalami kelebihan pendaftar dalam pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB).
Hal itu terjadi pada PPDB di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Toboali. Pendaftar telah melebihi kuota yang disediakan bahkan diprediksi terus bertambah.
Ketua PPDB SMAN 1 Toboali, Eko Saputra mengatakan, tercatat sebanyak 663 orang melakukan pendaftaran di sekolah itu. Sementara total kuota yang disediakan sebanyak 324 orang dengan sembilan rombongan belajar atau rombel yang disediakan. Artinya, terdapat kelebihan pendaftar PPDB sebesar 48 persen atau sebanyak 339 orang.
“Jadi masuki hari kedua pendaftaran jalur zonasi ini lumayan besar animo yang mendaftar di SMA N 1 Toboali. Keseluruhan sudah mencapai 663 orang pendaftar,” kata Eko kepada Bangkapos.com, Selasa (25/6/2024).
Eko Saputra menjelaskan, 663 orang pendaftar tersebut terbagi ke dalam beberapa jalur, yakni jalur afirmasi, mutasi, prestasi dan zonasi.
Di mana PPDB tahap satu untuk jalur afirmasi dan prestasi yang telah diumumkan pada 19 Juni kemarin berhasil menjaring sebanyak 210 orang pendaftar. Dengan rincian 97 pendaftar jalur afirmasi dengan 65 orang diterima, 83 orang pendaftar jalur prestasi dari dalam dengan 13 orang diterima dan 30 orang pendaftar jalur prestasi dari luar dengan sembilan orang diterima.
Baca juga: PPDB Dipastikan Berlangsung Objektif, Transparan dan Akuntabel, Yunan: Tidak Perlu Ditutup-tutupi
Baca juga: Pendaftaran PPDB Sekolah Negeri di Bangka Tengah Kelebihan Kuota, Dindik sebut Karena Faktor Ekonomi
Sementara untuk jalur zonasi mencapai 453 orang pendaftar dengan total kuota sebanyak 227 orang. Dibagi ke dalam tiga zona, yaitu zona satu untuk Kelurahan Toboali, Kelurahan Tanjung Ketapang dan Kelurahan Teladan dengan 136 kuota. Zona dua yaitu Desa Rindik, Desa Kepoh dan Desa Keposang dengan 57 kuota. Sedangkan zona tiga untuk wilayah arah Kecamatan Tukak Sadai sebanyak 34 kuota.
“Saat ini masih proses pendaftaran jalur zonasi mulai tanggal 24 sampai 27 Juni 2024. Untuk jalur zonasi dari data yang masuk dari web provinsi itu sudah mencapai 453 orang pendaftar,” jelas Eko Saputra.
Di samping itu lanjut dia, jalur zonasi adalah seleksi berdasarkan pada domisili terdekat antara tempat tinggal dan sekolah yang dituju. Pendaftaran ini ditetapkan dengan kuota 70 persen dari daya tampung sekolah dengan berbagai ketentuan. Zona satu mencapai 50-60 persen, zona dua sebesar 25-30 persen dan zona tiga sebesar 15-20 persen dari kuota.
Ditambahkan dia, bagi para pendaftar yang tidak memenuhi kriteria mereka juga telah memiliki pilihan kedua dengan sekolah swasta. Walaupun begitu, jika pendaftar tersebut tidak mau masuk ke sekolah swasta bisa segera mungkin untuk mengundurkan diri dari pendaftaran. Terpenting dengan langsung mendaftar di sekolah negeri lain yang hendak dituju sebelum masa pendaftaran ditutup.
“Masih bisa mengundurkan diri, pindah ke sekolah negeri yang lain itu masih bisa. Dengan cara mencabut berkas di website selama proses PPDB zonasi berlangsung,” sebutnya.
Meskipun begitu kata Eko Saputra, jumlah pendaftar diprediksi akan terus bertambah mengingat proses PPDB jalur zonasi masih akan berlangsung sampai 27 Juni 2024 mendatang. Beruntungnya selama selama proses PPDB tidak terjadi kendala yang berarti. Hanya saja sempat terkendala jaringan pada hari pertama PPDB jalur zonasi.
“Ada kendala jaringan sedikit di hari pertama, namun hanya sebentar. Alhamdulillah untuk pendaftaran semuanya lancar,” pungkas Eko Saputra. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| SP3AT Fiktif Marak, Bupati Bangka Selatan sudah Melarang Terbitkan Surat Tanah yang Bermasalah |
|
|---|
| Riza Herdavid Tantang Kades Berinovasi, KDMP Disebut Kunci Ekonomi Desa Bangka Selatan |
|
|---|
| Tipu-tipu Mantan PNS Raup Puluhan Juta di Basel, Modal Surat Tanah Palsu Berakhir Pakai Baju Oranye |
|
|---|
| Bangka Selatan Dijadikan Contoh SPBU Nelayan Pertama yang Dikelola KDMP |
|
|---|
| KDMP Tukak Miliki Fasilitas SPBUN, Diskop UKM Babel Pastikan Lakukan Pendampingan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240625-Sejumlah-petugas-PPDB-saat-melakukan-verifikasi-berkas.jpg)