Arti La Tahzan Innallaha Ma'ana, Surat At Taubah Ayat 40, Jangan Bersedih Allah Bersama Kita
Arti La Tahzan Innallaha Ma'ana adalah 'jangan bersedih karena sesungguhnya Allah bersama kita...
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM -- Terdapat sebuah kalimat motivasi bagi umat muslim yang berbunyi La Tahzan Innallaha Ma'ana.
Arti La Tahzan Innallaha Ma'ana adalah 'jangan bersedih karena sesungguhnya Allah bersama kita.
Bacaan La Tahzan Innallaha Ma'ana merupakan penggalan yang terdapat dalam Surat At Taubah ayat 40.
Adapun bacaan lengkap surat At Taubah ayat 40 yakni:
اِلَّا تَنْصُرُوْهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللّٰهُ اِذْ اَخْرَجَهُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا ثَانِيَ اثْنَيْنِ اِذْ هُمَا فِى الْغَارِ اِذْ يَقُوْلُ لِصَاحِبِهٖ لَا تَحْزَنْ اِنَّ اللّٰهَ مَعَنَاۚ فَاَنْزَلَ اللّٰهُ سَكِيْنَتَهٗ عَلَيْهِ وَاَيَّدَهٗ بِجُنُوْدٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا السُّفْلٰىۗ وَكَلِمَةُ اللّٰهِ هِيَ الْعُلْيَاۗ وَاللّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ ٤٠
[Latin]
illâ tanshurûhu fa qad nasharahullâhu idz akhrajahulladzîna kafarû tsâniyatsnaini idz humâ fil-ghâri idz yaqûlu lishâḫibihî lâ taḫzan innallâha ma‘anâ, fa anzalallâhu sakînatahû ‘alaihi wa ayyadahû bijunûdil lam tarauhâ wa ja‘ala kalimatalladzîna kafarus-suflâ, wa kalimatullâhi hiyal-‘ulyâ, wallâhu ‘azîzun ḫakîm.
[Arti]
Jika kamu tidak menolongnya (Nabi Muhammad), sungguh Allah telah menolongnya, (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Makkah), sedangkan dia salah satu dari dua orang, ketika keduanya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada sahabatnya, “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” Maka, Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Nabi Muhammad), memperkuatnya dengan bala tentara (malaikat) yang tidak kamu lihat, dan Dia menjadikan seruan orang-orang kafir itu seruan yang paling rendah. (Sebaliknya,) firman Allah itulah yang paling tinggi. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Sebagai seorang hamba, kita harus bersabdar hanya kepada Allah SWT semata.
Orang yang menyandarkan hidupnya hanya kepada Allah tidak akan pernah kecewa.
Karena pada hakikatnya, siapapun yang berserah diri kepada Allah SWT, maka dia telah berpegang kepada tali yang paling kuat.
Hal itu sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Luqman ayat 22 yang berbunyi:
وَمَنْ يُّسْلِمْ وَجْهَهٗٓ اِلَى اللّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰىۗ وَاِلَى اللّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ ٢٢
[Latin]
wa may yuslim waj-hahû ilallâhi wa huwa muḫsinun fa qadistamsaka bil-‘urwatil-wutsqâ, wa ilallâhi ‘âqibatul-umûr
[Arti]
Siapa yang berserah diri kepada Allah dan dia seorang muhsin, maka sungguh dia telah berpegang teguh pada buhul (tali) yang kukuh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.
Jika telah memahami bacaan dia tas, maka tidak akan ada seorang muslim yang akan kecewa dalam menjalani hidup ini.
Karena ia telah menyerahkan segala urusannya hanya kepada Allah SWT semata.
Dalam hidup, manusia memang tidak pernah terlepas dari rasa sedih, baik itu sedih karena permasalahan atau cobaan lain yang menimpa.
Namun, kesedihan atas cobaan yang sedang dihadapi di dunia hanyalah bersifat sementara.
Maka dari itu, setiap muslim yang merasa sedih atau menghadapi cobaan berat hendaknya bersabar kepada Allah dan ikhlas menghadapinya.
Selain itu, muslim juga perlu memperkuat keyakinan bahwa Allah SWT akan menyertai dan memberikan perlindungan kepada setiap hamba-Nya yang memohon pertolongan Allah SWT.
Allah SWT juga tidak akan menguji dan memberikan cobaan melampaui batas kemampuan hamba-Nya.
Oleh karena itu, kalimat la tahzan innallaha ma'ana dapat menjadi penghibur bagi umat muslim sekaligus pengingat bahwa Allah selalu bersama kita di saat suka maupun duka.
Allah SWT berkehendak atas sesuatu tentu dengan maksud yang baik bagi hamba-Nya, dalam hal ini adalah supaya umatnya kembali ke jalan yang benar.
Dengan mengingat Allah SWT, seberat apa pun ujian yang menimpa umatnya hal itu sudah dijamin bahwa umat tersebut mampu menjalankannya, dan akan ada kebaikan setelahnya apabila mereka mau bersabar dan terus yakin pada Allah SWT.
Pengertian La Tahzan Innallaha Ma’ana
Bahasa Arab: لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَ
Jika diuraikan maka akan menjadi:
La (لَا): jangan
Tahzan (تَحْزَنْ): bersedih
Innallaha (إِنَّ اللَّهَ): sesungguhnya Allah
Ma’ana (مَعَنَا): bersama kita
Waktu penggunaan kalimat La Tahzan Innallaha Ma’ana yang tepat
Saat yang tepat dalam menggunakan kalimat La Tahzan Innallaha Ma’ana adalah saat kondisi-kondisi sulit atau pada saat sedang memerlukan motivasi.
“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita,” merupakan kalimat motivasi yang ampuh.
Sesedih apapun seorang muslim, ketika ia percaya bahwa ada Allah Tuhan semesta alam seharusnya memiliki motivasi kembali untuk bertahan hidup atau menyelesaikan dan menerima masalah yang ada.
Maka dari itu, ketika kamu atau orang-orang terdekatmu sedang bersedih atau membutuhkan motivasi, maka kalimat ini sangat tepat untuk digunakan.
(Bangkapos.com)
| H-1 Natal, Persiapan Gereja Katolik Paroki Santa Maria Toboali Capai 90 Persen |
|
|---|
| Sambut Hari Ibu, Mahasiswa UNIPER Bagikan Puluhan Paket Sembako untuk Ibu-ibu Sekitar Kampus |
|
|---|
| Anak Penjual Pecel Lulus Calon Brimob, Tangis Haru Pecah di Mapolda Babel |
|
|---|
| Hidayat Arsani Lantik DPC ABPEDNAS Bangka Barat, Tekankan Amanah dan Sinergi Desa |
|
|---|
| 372 Juru Parkir Pangkalpinang Terima Atribut Baru dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240702-Arti-La-Tahzan-Innallaha-Maana-Surat-At-Taubah-Ayat-40.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.