Bacaan Doa
Doa Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram, Serta Cara Mengamalkannya
Membaca doa malam Tahun Baru Islam 1 Muharram merupakan salah satu amalan yang dianjurkan. Doa tahun baru dipanjatkan dengan harapan agar senantiasa d
Penulis: Agis Priyani | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Awal tahun baru Islam atau 1 Muharram 1446 H diperkirakan jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024 mendatang.
Membaca doa malam Tahun Baru Islam 1 Muharram merupakan salah satu amalan yang dianjurkan. Doa tahun baru dipanjatkan dengan harapan agar senantiasa dalam perlindungan Allah SWT.
Perlu dipahami bahwa waktu pergantian tahun dalam penanggalan kalender Hijriyah berbeda dengan penanggalan kalender Masehi.
Pada penanggalan Masehi, pergantian hari dimulai pada dini hari pukul 00.00, sedangkan pada kalender Hijriyah, bergantinya hari dihitung saat matahari tenggelam atau masuknya waktu maghrib.
Karena itu, selain lafal doanya detikers juga perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk membaca doa malam Tahun Baru Islam tersebut.
Berikut doa yang dianjurkan dibaca saat malam tahun baru Islam 1 Muharram.
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam 1445 H
Pada saat pergantian tahun baru penanggalan kalender Hijriyah, umat muslim dianjurkan untuk membaca 2 doa, yaitu doa akhir dan awal tahun. Berikut adalah lafal bacaannya:
Doa Akhir Tahun
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ
عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ
فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Arab latin: Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihi sanati mâ nahaitanî'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik. Fainnî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî'alaihits tsawâba, fa'as'aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.
Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."
Doa Awal Tahun
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ
العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ
زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Arab latin: Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.
Keutamaan Bulan Muharram
1. Menghapus dosa setahun lalu dengan puasa Asyura
Di bulan Muharram, umat muslim dapat melaksanakan puasa sunnah Asyura.
Puasa di hari Asyura dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Abu Qatadah r.a.:
Rasulullah SAW. pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab, "Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat," (H.R. Muslim).
2. Dilapangkannya rezeki bagi yang menafkahi keluarga
Momentum Muharram dapat dimanfaatkan bagi para kaum muslimin yang memberi kelapangan untuk keluarganya di hari Asyura, maka insyaallah rezekinya akan dilapangkan oleh Allah.
Di samping itu, umat Islam juga dianjurkan untuk bersilaturahmi, menjenguk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, bersedekah, memotong kuku, memakai celak dan melakukan berbagai amalan baik lainnya di tanggal 10 Muharam.
3. Bulan terjadinya peristiwa-peristiwa agung
Bulan Muharram dianggap mulia terutama pada hari Asyura dikarenakan banyak peristiwa agung bagi para nabi yang terjadi pada bulan tersebut. Beberapa di antaranya ialah:
- Diterimanya taubat Nabi Adam as setelah sebelumnya dikeluarkan dari surga
- Diselamatkannya Nabi Nuh as dan kaumnya dari kapal setelah banjir bandang
- Diselamatkannya Nabi Ibrahim as dari Raja Namrud yang membakar tubuhnya
- Dibelahnya laut merah untuk Nabi Musa as dan Bani Israil, serta ditenggelamkannya raja Fir’aun dalam lautan
-
Dikeluarkannya Nabi Yunus as dari perut ikan nun (ikan paus yang sangat besar)
-
Disembuhkannya Nabi Ayyub as atas penyakitnya yang menjijikan
-
Diampuninya Nabi Muhammad SAW dari kesalahan yang telah lewat dan yang akan datang.
Waktu Untuk Membaca Doa Awal dan Akhir Tahun
Waktu membaca doa awal dan akhir tahun juga perlu dipahami oleh umat muslim yang hendak mengamalkannya.
Mengacu pada kalender Hijriyah yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia, tahun baru Islam atau 1 Muharram 1445 H jatuh pada tanggal 19 Juli 2023 M atau malam tanggal 18 Juli 2023.
Berdasarkan ketentuan tersebut, maka doa akhir tahun sebagaimana yang disebutkan di atas dapat dibaca pada akhir bulan Dzulhijjah 1444 H, yaitu tanggal 18 Juli sebelum memasuki waktu maghrib.
Adapun waktu membaca doa awal tahun yaitu pada tanggal 1 Muharram 1445 H, bertepatan dengan tanggal 18 Juli setelah memasuki waktu maghrib.
Baik doa akhir dan awal tahun, masing-masing dibaca sebanyak 3 kali. Dengan mengerjakan amalan tersebut, diharapkan seseorang akan senantiasa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT di tahun yang akan datang.
Selain membaca doa di awal dan akhir tahun, umat muslim juga dianjurkan mengamalkan sejumlah amalan lain ketika memasuki Tahun Baru Islam.
Beberapa di antaranya seperti memperbanyak membaca Al-Qur'an dan senantiasa berzikir kepada Allah SWT, serta melaksanakan sholat sunnah.
(Bangkapos.com/Tribunnews.com/Tribun Surabaya)
| Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah, Lengkap dengan Maknanya |
|
|---|
| Doa Meningkatkan Kecerdasan, Allahumma Faqqihhu Fiddin Wa Allimhuttakwil Beserta Arti |
|
|---|
| Doa Naik Pesawat Lengkap dengan Tulisan Latin, Arab dan Artinya: Baca Sebelum Bepergian |
|
|---|
| Allahumma barik fihi wa la tadhurrah Arab dan Artinya : Doa Penyakit Ain |
|
|---|
| Doa Jumat Pagi sesuai Ajaran Rasulullah SAW, Amalan Pembuka Pintu Rezeki dan Keberkahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Doa-Malam-Tahun-Baru-Islam-1-Muharram-Serta-Cara-Mengamalkannya.jpg)