Minggu, 19 April 2026

Warga Mentok Tewas di Tanjung Api Api

Ini Hasil Autopsi Sementara Jenazah Jamal Korban Pembunuhan Asal Mentok Babar

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Sementara Jenazah Jamal Korban Pembunuhan Asal Mentok

|
Bangkapos.com/Riki Pratama
Dokter Spesialis Forensik Bid Dokkes Polda Babel, dr Suroto bersama Kasat Reskrim Polres Babar, AKP Ecky Widi Prawira, menyampaikan hasil autopsi jenazah Jamal, pada Kamis (4/7/2024) di TPU Kebon Nanas Mentok. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jenazah Jamal Abdul Naser (65), warga Mentok, yang tewas dengan tangan terikat, di semak-semak dekat pelabuhan Tanjung Api-Api, Desa Karang Anyar, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ( Sumsel ), telah selesai diautopsi, pada, Kamis (4/7/2024) siang, di TPU Kebon Nanas Mentok, Bangka Barat ( Babar ). 

Hasil autopsi sementara, menyatakan korban Jamal tewas karena mengalami trauma benda tumpul di bagian kepala, sehingga membuat pendarahan dan mati lemas.

"Kesimpulanya, penyebab kematiannya sementara ya. Trauma kepala, akibat benda tumpul, menyebabkan pendarahan di kepala, kemudian mati lemas," kata Dokter Spesialis Forensik Bid Dokkes Polda Babel, dr Suroto kepada Bangkapos.com, Kamis (4/7/2024) di TPU Kebon Nanas Mentok.

Suroto, menambahkan, selama melakukan autopsi ditemukan sejumlah luka robek di bagian belakang kepala jenazah, yang diduga akibat benturan benda tumpul.

"Dari kepala ditemukan tanda-tanda pendarahan di otak. Walaupun sudah mulai pembusukan, tetapi tandanya masih ada. Ada juga kerusakan otak. Akibat, benda tumpul, di kepala, karena itu vital, di belakang kepala robekan menembus sampai tulang," katanya.

Baca juga: Polisi Bongkar Makam Jamal Abdul Naser, Warga Mentok yang Diuga Jadi Korban Pembunuhan

Suroto menjelaskan, adanya dugaan pukulan berulang-ulang di kepala, menyebabkan pendarahan, hingga korban mati lemas.

"Kalau pukulan berulang ulang bisa jadi. Karena ditemukan tiga luka robekan. Kalau tanda penganiayan lain di badan tidak temukan, karena sudah proses pembusukan," katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Ecky Widi Prawira mengatakan, autopsi dilakukan sebagai upaya penyidikan kepolisian.

"Saya bersama dokter ahli forensik, tim Dokkes Polda Babel, dan inafis melaksanakan ekhumasi dan autopsi. Ini rangkaian proses dilaksanakan guna kepentingan penyidikan kita. Sehingga nanti, pada saat pembuktian, setelah tersangka kita dapatkan, dapat menjerat tersangka dengan akurat," kata Ecky kepada Bangkapos.com.

Sementara untuk pelaku pembunuhan dikatakan Ecky, sampai saat ini masih dilakukan pengejaran oleh kepolisian.

Untuk diketahui, Jamal Abdul Naser (65), warga Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel)  diduga menjadi korban tindak pidana pencurian dan pembunuhan.

Jenazah Jamal, ditemukan dekat pelabuhan Tanjung Api-Api, Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumsel, pada Jumat (21/6/2024) lalu, dengan tangan terikat di dalam semak-semak. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved