Tribunners

Keutamaan Tahun Baru Islam

Bulan Muharam menjadi bulan yang sangat spesial karena menjadi bulan pembuka pada kalender Islam atau kalender Hijriah

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Rudiyanto S.Pd., Gr - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan 

Oleh: Rudiyanto, S.Pd., Gr - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
 
1 Muharam tahun ini bertepatan dengan tanggal 7 Juli 2024 Masehi. Bulan Muharam dalam kalender Islam atau kalender hijriah merupakan bulan pertama yang memiliki beberapa keutamaan dan arti penting bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, hendaknya umat muslim dapat memahami dan mengamalkan ibadah-ibadah dalam rangka menyambut tahun baru Islam ini.

Hal itu bertujuan agar umat muslim menjadikan momentum tahun baru Islam ini sebagai bahan refleksi untuk lebih baik lagi di tahun berikutnya. Sangat disayangkan jika momentum tahun baru Islam ini berlalu begitu saja tanpa adanya ibadah yang kita amalkan serta sungguh merugi jika umat muslim tidak lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Menurut penulis, beberapa keutamaan tahun baru Islam (1 Muharam), antara lain:

● Salah satu di antara bulan haram dalam Islam

Bulan haram artinya bulan yang sangat dihormati dan setiap amal ibadah yang kita laksanakan pada bulan haram ini akan dilipatgandakan dan sebaliknya barang siapa yang berbuat maksiat pada bulan haram ini maka dosanya akan berlipat ganda pula. Terdapat empat bulan haram dalam kalender Islam atau kalender Hijriah yakni bulan Muharam, Zulkaidah, Zulhijah, Rajab. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 36 yang artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram”.

● Menandai awal tahun dalam kalender Islam atau Hijriah

1 Muharam menandakan bahwa umat muslim di seluruh penjuru dunia telah memasuki tahun baru Islam. Oleh karena itu, hendaknya umat muslim dapat bersukacita menyambut tahun baru Islam ini serta dapat merefleksi diri dan muhasabah diri agar tahun berikutnya dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

● Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharam

Pada bulan Muharam ini terdapat amal ibadah sunah yang yang dapat menghapuskan dosa-dosa satu tahun yang lalu. Ibadah sunah tersebut ialah puasa Asyura pada tanggal 10 Muharam. Hal ini sesuai hadis Nabi Muhammad SAW yang artinya: “Dan puasa hari Asyura saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu”. (HR. Muslim)

Dengan demikian, hendaknya umat muslim dapat melaksanakan ibadah puasa sunah Asyura tersebut agar jiwa kembali fitri (bersih dan suci) dari dosa-dosa tahun lalu dalam menyambut tahun baru Islam.

● Puasa Tasua pada tanggal 9 Muharam

Puasa sunah berikutnya pada bulan Muharam yakni puasa Tasua. Puasa sunah ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang artinya: Dari Ibnu Abbas RA dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila (usia)-ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada hari kesembilan”.

Dengan demikian, hendaknya umat muslim selain melaksanakan ibadah wajib juga agar dapat menghidupkan dan melaksanakan ibadah-ibadah sunah, salah satunya puasa Tasua ini.

Pada akhirnya, banyak sekali keutamaan-keutamaan pada tahun baru Islam dan bulan Muharam ini. Bulan Muharam menjadi bulan yang sangat spesial karena menjadi bulan pembuka pada kalender Islam atau kalender Hijriah.

Oleh karena itu, umat muslim hendaknya menjadikan momentum tahun baru Islam ini sebagai momentum untuk hijrah. Hijrah dalam artian berpindah dari kekurangan-kekurangan tahun-tahun sebelumnya ke perbaikan-perbaikan di tahun baru Islam ini. Maka hendaknya umat muslim harus pandai dalam merefleksi diri, introspeksi diri, muhasabah diri agar tahun berikutnya menjadi insan-insan yang lebih baik lagi. (*)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved