Selasa, 14 April 2026

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Terima Kunjungan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, mengatakan bahwa kedatangannya bersama tim bertujuan memastikan kebijakan Merdeka Belajar

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah 
Audiensi Pj Wali Kota Pangkalpinang Lusje dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terkait advokasi program prioritas di ruang Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota Pangkalpinang pada Rabu (10/7/2024) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menerima kunjungan dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait advokasi program prioritas.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan di ruang Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota Pangkalpinang pada, Rabu (10/7/2024).

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, mengatakan bahwa kedatangannya bersama tim bertujuan memastikan kebijakan Merdeka Belajar sudah terimplementasi dengan baik di Kota Pangkalpinang. 

"Kami telah bertemu langsung dengan guru-guru, kepala sekolah, dan mengonfirmasi apakah ada permasalahan di tingkat guru-guru," ujar Nunuk kepada awak media usai audiensi dengan Pj Wali Kota Pangkalpinang.

Nunuk menyebutkan bahwa permasalahan yang ada di Pangkalpinang masih serupa dengan daerah lain, yakni terkait dengan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

"Untuk kebijakan lain sudah berjalan dengan baik, namun masih ada guru honor yang belum diangkat karena terbatasnya formasi," tuturnya.

Nunuk juga menambahkan bahwa salah satu kebijakan yang perlu diadvokasi adalah pengangkatan guru penggerak sebagai kepala sekolah. 

"Selain itu, kami berharap jika ada kepala sekolah yang kosong dapat diisi dengan guru penggerak atau pengawas yang kosong," tambahnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan, mengucapkan terima kasih atas evaluasi yang diberikan. 

"Alhamdulillah evaluasinya benar sudah kita terapkan selama ini, jadi memang guru penggeraklah yang wajib menjadi kepala sekolah. Selebihnya sudah kita laksanakan dengan baik," ungkap Lusje.

Lusje berharap kunjungan dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ini dapat membawa dunia pendidikan di Kota Pangkalpinang semakin baik. 

"Kami menerapkan sepenuhnya kebijakan dari pusat di Kemendikbud, tentunya kami butuh bimbingan ke depannya untuk guru-guru kita," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved