RKDD Smart Village Desa Pagarawan Gelar Pelatihan Proklim Berbasis Digital
Kegiatan Proklim diikuti secara antusias oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) Pagarawan, Kabupaten Bangka menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Program Kampung Iklim (Proklim) berbasis digital.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Pagarawan mulai 11-14 Juli 2024 tersebut merupakan realisasi dari program Smart Village Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (PDTT) yang diselenggarakan RKDD Pagarawan melalui Kader Digital bekerjasama dengan Komunitas BECAK Babel dan mengahdirkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepualauan Babel sebagai narasumber kegiatan.
Kegiatan Proklim diikuti secara antusias oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan dari pemdes, kepala dusun, kelompok tani, kelompok budidaya ikan, posyandu Desa Pagarawan, PKK, Pokdarwis, hingga Yayasan TKA-TPA BKPRMI Unit Desa Pagarwan.
Pjs Kepala Desa Pagarawan, Sarkani mendukung kegiatan Proklim yang diinisiasi duta dan kader digital Desa Pagarawan lantaran dapat membantu meningkatkan kinerja Pemdes tertutama mengenai kelestarian lingkungan.
“Desa Pagarawan memiliki berbagai potensi seperti Eduwisata Kulong Kelat, Pulau Rusa, serta berbagai kegaitan yang selaras dengan data-data masukan Proklim ini. Terima kasih juga kepada tim Proklim DLHK Provinsi Kep. Babel yang sudah bersedia hadir memberi informasi ke desa kami, Semoga selanjutnya dapat bersinergi dalam Proklim ini," ujar Sarkani, Minggu (14/7/2024).
Kader Digital Desa Pagarawan (KDD) Ditha Heru Pambudi menambahkan bahwa KDD Pagarawan merupakan kelompok yang berfokus pada pengembangan literasi digital, perkembangan teknologi, dan pengaplikasian teknologi di desa.
"KDD berperan sebagai lembaga desa yang strategis dalam memajukan desa mengingat kebutuhan teknologi semakin masif. RKDD juga mengelola Ruang Komunitas Digital Desa, website, dan sosial media desa, termasuk Proklim yang sangat erat dengan digitalisasi," ujar Ditha.
Narasumber pelatihan Refa Rizkia, S.Si., M.Si menjelaskan bahwa Proklim adaah kegiatan pencatatan dan pendataan terkait aksi-aski adaptasi dan mitigasi prubahan iklim yang telah dilakuakn di tingkat tapak (dusun/desa) minimal dua tahun terkahir.
"Setelah didata nantinya akan dimasukan ke SRN hingga ke Spectrum yang selanjutnya akan diverifikasi dan dinilai oleh Kementrian LHK setiap tahunnya untuk ditentukan dan ditetapkan status kategori Proklim untuk masing-masing dusun/desa yang mengajukan. Hal itu akan menjadi dasar pemberian sertifikat proklim sebagai penghargaan atas aksi-aksi yang telah dilakukan," jelas Refa.
Dilanjutkan Refa bahwa Proklim ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat desa untuk mengetahui sejauh mana peran masyarakat desa dalam mendukung kelestarian lingkungan dan keberlanjutan bumi atas pengurangan emisi karbon dan pencemaran lingkungan yang dilakukan sehari-hari.
Sementara itu Duta Digital Kementerian Desa PDTT, Muhammad Arinda Unigraha Utama menginformasikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan smart village dengan pilar lingkungan cerdas yang berasal dari intervensi Kementerian Desa PDTT.
“Melalui Pelatihan Proklim berbasis digital yang melibatkan pemangku kepentingan di tingkat desa, kami berharap menjadi sarana deseminasi informasi yang baik untuk menginformasikan program kampung iklim.
Program ini kami hadirkan karena Desa Pagarawan dinilai memiliki potensi yang besar untuk menjadi desa Proklim mengingat banyak aksi adaptasi dan mitigasi yang telah dilakukan di tingkat tapak.
Semoga melalui kegiatan ini Desa Pagarawan bersedia dan mampu mendafatkan diri sebagai desa Proklim pada 2025 dan mampu meraih katagori yang baik," pungkas Arinda.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit)
| Mafindo Babel Gelar AI Goes to School, Latih Guru PAUD Manfaatkan Teknologi Secara Bijak |
|
|---|
| Tak Perlu Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online |
|
|---|
| Aktivitas Digital Kembali Meningkat, Telkomsel Pastikan Jaringan Tetap Stabil |
|
|---|
| Menguatkan Kohesi Sosial di Era Digital, Verifikasi Informasi Jadi Bagian Penting Menghindari Hoax |
|
|---|
| Ramadhan, Gawai, dan Masa Depan Literasi Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240714-RKDD-Smart-Village-Desa-Pagarawan.jpg)