Doa
Bacaan Doa Malam Jumat Diyakini Paling Mustajab untuk Berdoa
Doa malam jumat diyakini paling mustajab Allahumma anta robbi la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wabnu amatika wafi qobdhotika wa nashiyati
BANGKAPOS.COM -- Selain hari jumat, malam jumat ternyata menjadi malam yang mulia.
Sebaiknya kita memperbanyak ibadah malam Jumat, termasuk dengan berdoa dan berzikir.
Ternyata ada doa mustajab pada malam Jumat.
Sebagaimana Rasul bersabda, "Pada hari Jumat terdapat waktu, yang tidaklah seorang hamba muslim salat dan meminta kebaikan kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkannya."( HR Bukhori dan Muslim ).
Anda bisa mulai baca ini dari lengsernya matahari hingga keesokan harinya.
Bacalah doa ini, lantas diteruskan dengan doa-doa maupun harapan pribadimu kepada Allah SWT.
Doa Malam Jumat
اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبّي لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِي وَاَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ اَمَتِكَ وَفِي قَبْضَتِكَ وَنَاصِيَتِي بِيَدِكَ اَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْـتَطَعْتُ اَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ شَـرِّ مَا صَنَعْتُ اَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ وَاَبُوءُ بِذُنُوبِى فَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى اِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلاَّ اَنْتَ .
Teks latin: Allahumma anta robbi la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wabnu amatika wafi qobdhotika wa nashiyati biyadika amsaitu ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu a’uzu biridhoka min syarri ma shona’tu abu-u bini’matika wa abu-u bizunubi faghfirli zunubi innahu la yaghfiruz zunuba illa anta.
Artinya: "Ya Rabbi, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau.
Engkaulah yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu, putra hamba-Mu dan berada dalam genggaman-Mu dan nasibku berada di tangan-Mu.
Aku memasuki petang ini atas perjanjian kepada-Mu sesuai dengan kemampuanku, aku berlindung dengan rida-Mu dari keburukan perbuatanku, aku kembali kepada-Mu dengan nikmat-Mu dan aku kembali kepada-Mu dengan membawa dosa-dosaku, maka ampuni dosa-dosaku, karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”
Dengan melakukan amalan ini di malam Jumat maka pintu-pintu rezeki akan terbuka lebar dan pintu ampunan dari Allah SWT pun akan dibukakan seluas-luasnya.
Doa di Sujud Terakhir Saat Sholat
Para ulama mengajurkan berdoa di sujud terakhir.
Hal itu agar langsung tahu setelah itu tahiyat akhir dan salam.
Dan ada satu doa yang sangat baik, serta sering dibaca oleh Rasulullah SAW.
'Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi 'alaa diinik'
Artinya: Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.
Lalu berdoa di sujud terakhir apakah boleh menggunakan bahasa Indonesia?
Mengenai bahasa doa yang digunakan saat sujud dalam sholat ini sebenarnya sudah pernah dibahas dan dijelaskan secara detail oleh Dai Kondang, Ustadz Abdul Somad.
Video penjelasan Ustadz Abdul Somad tentang hukum berdoa pakai Bahasa Indonesia saat sujud terakhir dalam shalat juga banyak tersebar di YouTube.
Salah satunya seperti video berdurasi 2 menit 30 detik yang dibagikan oleh kanal YouTube Ngaji From Home.
Berikut tayangan video penjelasan Ustadz Abdul Somad secara lengkap soal berdoa pakai Bahasa Indonesia dalam sujud shalat.
Dalam video itu, Ustad Abdul Somad pertama-tama menyampaikan sebuah hadist terkait berdoa saat sujud.
Bunyi hadist yang disampaikan UAS yaitu:
( أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ (رواه مسلم
Artinya: "Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim, no. 482).
Dai yang akrab disapa UAS ini kemudian memberikan penjelasannya soal hukum di waktu sujud saat menunaikan ibadah shalat.
Dikatakan UAS, pada dasarnya tidak ada ikhtilaf atau perbedaan pendapat para ulama tentang syari’at doa dalam sujud.
Akan tetapi, ikhtilaf para ulama soal doa dalam sujud terletak pada tiga hal.
Ketiga hal itu berkaitan dengan bahasa yang digunakan.
"Berdoa di waktu sujud tak ada ikhtilaf ulama disyariatkan. Di mana letak ikhtilafnya? Ada tiga," kata UAS seperti dikutip dari video YouTube Ngaji From Home.
"Pertama doa berbahasa Arab, yang kedua doa yang ma'tsur. Ma'tsur itu artinya ada dalam Alquran ada dalam sunnah. Yang ketiga doa Berbahasa Indonesia," sambungnya.
Bahasa doa yang digunakan saat sujud dalam shalat.
Lebih lanjut UAS memaparkan, untuk doa dalam Bahasa Arab, ada lagi ikhtilaf dari para ulama.
Diterangkan UAS, sebagian ulama mengatakan boleh memakai Bahasa Arab saat berdoa dalam sujud, sedangkan sebagian lainnya mengatakan tidak boleh.
Untuk doa ma'tsur, lanjutnya, para ulama sepakat boleh dibaca dalam sujud.
Sementara doa menggunakan bahasa selain Bahasa Arab, para ulama sepakat mengatakan tidak boleh.
Bahkan, para ulama juga sepakat mengatakan, berdoa menggunakan bahasa selain Bahasa Arab dalam sujud dapat membatalkan shalat.
"Yang Berbahasa Indonesia, berbahasa asing non Arab sepakat batal. Yang berbahasa Arab ikhtilaf sebagian mengatakan batal sebagian tidak,"
"Yang doa ma'tsur ada dalam Alquran ada dalam sunnah sepakat ulama boleh dibaca," jelasnya.
(Bangkapos.com/Widodo)
| Doa Orang Meninggal Dunia Laki-laki dan Perempuan, Bacaan Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
| Kumpulan Doa Sholawat Untuk Amalan Memperingati Maulid Nabi |
|
|---|
| Doa Nabi Yunus saat Ditelan Ikan Nun Selama 40 Hari |
|
|---|
| 10 Tanda Husnul Khotimah Bisa Dilihat Sebelum Orang Meninggal Dunia |
|
|---|
| Amalan Doa Bangun Tidur Maupun Setelah Bangun Tidur yang Baik Diajarkan ke Anak-anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220822-berdoa2.jpg)