Rabu, 10 Juni 2026

Harta Kekayaan Robert Budi Hartono 9 Naga Indonesia Bos Djarum dan BCA

Harta kekayaan Robert Budi Hartono "9 Naga Indonesia" bos Djarum dan pemilik BCA mencapai 25,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 413 triliun.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: M Zulkodri
Tribunnews
Harta kekayaan Robert Budi Hartono "9 Naga Indonesia" bos Djarum dan pemilik BCA. Kekayaannya mencapai 25,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 413 triliun. 

BANGKAPOS.COM -- Harta kekayaan Robert Budi Hartono "9 Naga Indonesia" bos Djarum dan pemilik Bank Central Asia (BCA).

Robert Budi Hartono atau yang memiliki nama asli Oei Hwie Tjhong, adalah seorang pengusaha Indonesia asal Semarang.

Ia merupakan anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum yaitu Oei Wie Gwan.

Robert merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia.

Kakaknya bernama Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang

Saat ini Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono merupakan pemilik dari Bank Central Asia (BCA) dan perusahaan rokok Djarum.

Melansir Forbes, Robert Budi Hartono memiliki harta kekayaan 25,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 413 triliun.

Robert Budi Hartono orang terkaya nomor dua di Indonesia versi Forbes pada akhir Juli 2024.

Merujuk Forbes Billionaires List, Forbes memeringkatkan orang terkaya di dunia.

Termasuk Indonesia, dengan melacak nilai kepemilikan publik individu yang diperbarui setiap lima menit ketika pasar saham masing-masing dibuka.

Individu yang kekayaannya secara signifikan terkait dengan perusahaan swasta akan diperbarui kekayaan bersihnya sekali sehari.

Jika seseorang memiliki saham di perusahaan swasta yang menyumbang 20 persen atau lebih dari kekayaan bersihnya.

Maka nilai perusahaan akan disesuaikan dengan indeks pasar industri atau wilayah tertentu yang disediakan oleh mitra Forbes di FactSet Research Systems.

Sementara versi Bloomberg, Robert Budi Hartono menjadi orang terkaya ketiga Indonesia akhir Juli 2024:

Kekayaannya 23,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 375 triliun.

Bloomberg juga memeringkatkan beberapa pengusaha di Indonesia ke dalam daftar orang terkaya.

Dilansir dari laman resminya via Kompas.com, Bloomberg memeringkatkan orang terkaya berdasarkan perubahan pasar, ekonomi, dan pelaporan Bloomberg.

Saham di perusahaan publik dinilai dengan menggunakan harga penutupan saham terakhir.

Penilaian dikonversi ke dolar AS dengan nilai tukar saat ini.

Bloomberg juga mempertimbangkan nilai perusahaan terhadap Ebitda atau rasio harga terhadap laba perusahaan publik serupa atau dengan menggunakan transaksi yang sebanding, pendapatan dividen, dan kepemilikan aset.

Perusahaan yang didirikan pada 2010 itu berfokus pada komunitas digital, media, perdagangan, dan bidang-bidang lain di sektor digital.

Sejumlah perusahaan yang mendapat suntikan dana dari GDP Venture antara lain, Blibli.com, Halodoc, Gojek, tiket.com, dan infokost.id.

(Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved