Berita Bangka Barat
Bong Ming Ming Minta Maaf Gaji PPPK Telat Dibayar: Segera Diselesaikan
"Jadi ada kesalahan perhitungan, ada di Disdik ada, Dinas Kesehatan ada, sudah kita anggarakan dan siapkan di ABT. Mohon maaf, kepada kawan-kawan ...
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bangka Barat ( Babar ) mengalami keterlambatan bayar.
Keterlambatan pembayaran gaji PPPK di Pemkab Babar menjadi keluhan sejumlah pegawai di Dinas Pendidikan dan Kesehatan.
Adanya keterlambatan tersebut, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming secara langsung, meminta maaf, terkait keterlambatan pencairan gaji PPPK yang terjadi di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan termasuk di RSUD Sejiran Setason.
"Jadi ada kesalahan perhitungan, ada di Disdik ada, Dinas Kesehatan ada, sudah kita anggarakan dan siapkan di ABT. Mohon maaf, kepada kawan-kawan PPPK akan segera kita selesaikan," kata Bong Ming Ming kepada wartawan, Selasa (13/8/2024) di sela aktivitasnya di Pemkab Bangka Barat.
Ia menambahkan, adanya keterlambatan pencairan karena adanya kesalahan dalam penjumlahan. Namun telah diperbaiki.
"Ada di Disdik, Kesehatan, RSUD, kesalahan penjumlahan, hitung hitungan salah. Untuk jasa medis ada di internal RSUD. Tetapi selama ini sudah baik, bertahun-tahun tidak pernah tidak dibayar, jadi dibereskan pelan pelan. Target 2025 tidak ada persoalan seperti itu, semua dengan aplikasi," katanya.
Bong Ming Ming memastikan, kedepan tak ada lagi gaji pegawai yang terlambat di bayar.
Bahkan ia menyampaikan sabda Rasulullah SAW terkait berikanlah upah kepada pekerja, sebelum keringatnya kering.
"Sekali lagi apapaun itu sudah, kita sudah amankan pendanaanya, kita ingin pastikan tidak ada satupun gaji honorer, P3K dan PNS tidak terbayarkan di 2024. TPP dan tunjangan mereka. Ingat sabda Rasulullah, berikanlah upah kepada pekerja, sebelum keringatnya mengering," pesannya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)
| Dijanji Upah Rp9 Juta, Baru Ditransfer Rp4 Juta, Nasib Apes Sopir Truk Pembawa 10 Ton Pupuk Subsidi |
|
|---|
| Kronologi Penyelewengan 10 Ton Pupuk Subsidi dari Sumsel ke Bangka, Harga Naik Tiga Kali Lipat |
|
|---|
| Polisi Buru Bos Pupuk Subsidi Asal Oku Timur, Sopir Truk Ngaku Penampungnya di Pangkalpinang |
|
|---|
| Penyelewengan 10 Ton Pupuk Subsidi Jenis Phonska dan Urea di Bangka Barat, Sopir Truk Jadi Tersangka |
|
|---|
| Sekolah Tionghoa Chung Hwa di Mentok Terbengkalai, Sempat Jadi Sarang Walet hingga Cagar Budaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240813-Wakil-Bupati-Bangka-Barat-Bong-Ming-Ming1.jpg)