Biodata Tokoh

Biodata Erwinsyah Peraih Medali Emas Hapkindo di PON 2024, Juara di 4 Cabor Beladiri

Atas pencapaiannya kini Erwinsyah pun tak lupa mengucapkan, rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang ikut membantu

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Hendra
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Atlet Hapkido Provinsi Bangka Belitung, Erwinsyah yang sukses meraih medali emas di PON 2024, Selasa (10/9/2024). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Janji umrahkan ayah menjadi kunci utama keberhasilan Erwinsyah, dalam meraih medali emas cabang olahraga Hapkido di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Turun dikelas over 84 kilogram pria kelahiran Sungailiat 26 Juli 1994, mampi tampil gemilang dengan mengalahkan atlet asal Provinsi Jawa Tengah dengan skor tipis 11-10.

Gerakan tendangan-tendangan mengagumkan berhasil dilepaskan, untuk meraih poin dalam mengejar medali emas yang juga merupakan sejarah bagi cabor Hapkido dan Provinsi Bangka Belitung. 

Dalam pertandingan yang berlangsung Selasa (14/9/2024) di GOR KONI Provinsi Aceh itu pun, berjalan dengan ketat dan menguras stamina. 

Tak ayal usai wasit mengakhiri pertandingan, Erwinsyah seketika langsung jatuh dan sempat tak sadarkan diri. 

Erwinsyah mengatakan hasil yang telah diraihnya diajang olahraga tertinggi di Indonesia, berkat doa dan dukungan khususnya ayahanda 

"Dari sebelum babak kualifikasi udah janji ke bapak, InsyaAllah tahun depan mau seperti apapun usaha apapun kondisi, sesakit dan secidera apapun, saya akan berusaha untuk bangkit biar ku bisa jadi juara satu untuk bisa memberangkatkan bapak umrah," ujar Erwinsyah, Sabtu (14/9/2024).

Tangis haru kebahagiaan ayahandanya pun, tak bisa terbendung saat mendengar Erwinsyah mampu membanggakan Provinsi Bangka Belitung di PON 2024.

"Saat meraih medali emas itu bapak lagi di kebun, nonton sama temannya di kebun lewat youtube intinya sedih dan bangga," tuturnya.

Diakuinya rasa bangganya meraih medali emas pun kian lengkap, pasalnya lawan di final merupakan atlet yang pernah mengalahkan Erwinsyah saat bertemu di babak kualifikasi PON 2024.

"Di BK PON itu saya kalah dibantai sama Jawa Tengah, yang lawan di final kemarin. Bangga bisa mengalahkan lawan yang pernah mengalahkan saya, luar biasa meskipun beda satu poin itu sangat bahagia," jelasnya. 

Selain itu medali emas ini juga sebagai bukti kerja keras Erwinsyah, yang sempat dilarang orang tua untuk terjun di olahraga dunia bela diri. 

Namun alasan orang tua yang sempat tak mengizinkan pun diakuinya, dikarenakan adanya masalah kesehatan pada saat Erwinsyah masih berumur tiga tahun. 

"Awalnya justru tidak ada keberanian, bahkan orang tua juga gak ngasih. Pada 2010 ada Kejurda pelajar alhamdulillah lolos nasional ke Popnas, baru orang tua setuju ngizinin ikut beladiri," ucapnya. 

"Dulu tidak dikasih beladiri karena saat kecil pernah didiagnosis, kaki ada salah urat jadi panjang sebelah. Dulu rumah dua tingkat sering lompat-lompat jadi kaki panjang sebelah terus didiagnosis bisa lumpuh, diajak berurut berobat akhirnya sembuh dari sini tidak boleh," tambahnya. 

Lebih lanjut Erwinsyah pun menceritakan dirinya dapat terjun ke beladiri dan bergabung ke Hapkido, berawal dari sekedar keisengan remaja atau saat menginjak bangku SMP. 

"Awalnya itu iseng-iseng karena ikutan kawan, seneng liat kawan tanding ke luar kota. Awalnya ku dulu bola voli, lau belajar beladiri taekwondo 2009," katanya. 

Lanjut pada 2012 Erwinsyah ikut cabor Wushu, serta mampu lolos hingga bermain di ajang Kejuaraan Nasional. 

Tak hanya taekwondo dan wushu, namun cabor karate juga digelutinya pada 2016 lalu. Di karate putra dari pasangan Djunaidi dan Ernawati ini mampu meraih medali emas di ajang Porprov 2018 di Kabupaten Bangka Tengah. 

"2020 ditawarin ikut Hapkido oleh Sabeum Supartono, pertamanya tidak mau. Tapi dijebak karena awalnya cuma disuruh bantu bawa alat, tapi saat datang langsung disuruh ganti baju ikut latihan Hapkido. 2021 di ajak Sabeum Soni dan Alwindra untuk ikut ujian sabuk hitam, alhamdulillah sekarang juga sudah mengantongi lisensi wasit dan pelatih nasional Hapkido," jelasnya. 

Atas pencapaiannya kini Erwinsyah pun tak lupa mengucapkan, rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang ikut membantu dalam meraih medali emas. 

"Terima kasih kepada keluarga yang selalu mensuport, Pemprov Bangka Belitung, Koni Babel, Koni Bangka, Pengprov Hapkido Babel ,Pengkab Hapkido Bangka, Dindikpora Kabupaten Bangka dan seluruh teman dan sahabat," ucapnya. 

Sementara itu kini dirinya pun berharap melalui medali emas yang telah didapatkan di ajang PON 2024, mendapatkan perhatian khusus dari Pemprov Bangka Belitung. 

"Semoga bukan harapan palsu diberikan pemerintah, karena tujuan ku juga mau jadi PNS semoga bisa diangkat melalui jalur prestasi ini," ungkapnya. 

Biodata Erwinsyah

Nama ; Erwin Syah
Tempat Tanggal Lahir: Sungailiat , 26 Juli 1994
Hobi ; Traveling
Nama Ayah ; Djunaidi
Nama Ibu ; Ernawati
Alamat ; Sri pemandang , Sungailiat
Pekerjaan ; Honorer ( Operator sekolah ) di UPTD SN N 4 Sungailiat

Pendidikan

TK ; Aisyah Sungailiat
SD ; Muhammadiyah Sungailiat
SMP; SMP Negeri 1 Pemali 
SMA: SMA Setia Budi Sungailiat 
Perguruan Tinggi: Universitas Terbuka

Prestasi

Taekwondo ;
1. Juara 3 Kejurwil Di Medan Tahun 2013
2. ⁠Juara 1 Best Of The Best Kukkiwon Cup di Jakarta Tahun 2015
3. ⁠Juara 1 Kejurnas Batik Cup Di Pekalongan Tahun 2016
4. ⁠Juara 1 internasional Paku Alam di Yogya Tahun 2016
5. ⁠Juara 1 Kejurnas Bupati Cup Sleman Tahun 2016
6. ⁠Juara 1 Kejurnas Kapolda Cup Semarang tahun 2016
7. ⁠Juara 1 PORPROV TABALONG Kalimantan Selatan
8. ⁠Juara 1 Kejurnas Gubernur cup Bangka Belitung Tahun 2018

Wushu ;

1. Juara 3 Kejurnas Wuhsu di Pekan Baru Tahun 2012

Karate ;

1. Juara 1 Porprov Bangka Tengah tahun 2018

Hapkido ;
1. Juara 1 Kejurnas Di padang Tahun 2022
2. ⁠Juara 3 Kejurnas BK PON di Yogya Tahun 2023
3. ⁠Juara 1 PON XXI ACEH - SUMUT 

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved