Berita Pangkalpinang
Pemijahan Ikan Koi Menjadi Program Inisiasi Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Bagi Warga Binaan
Pemijahan ikan koi sendiri dipandu oleh petugas Lapas Kelas IIA Pangkalpinang yang berpengalaman dalam budidaya ikan hias
Penulis: Adi Saputra | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemijahan ikan koi menjadi salah satu program inisiasi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang, terutama dalam memberikan kemandirian bagi warga binaan.
Melalui program dan inovasi pemijahan ikan koi untuk meningkatkan keterampilan warga binaan, upaya produktif yang mendukung pembinaan dan kemandirian reintegrasi.
"Program ini tidak hanya memberikan keterampilan kepada warga binaan, tapi membuka peluang bagi mereka (warga binaan) untuk memiliki kemandirian ekonomi setelah nanti bebas dari Lapas kelas IIA Pangkalpinang," kata Kalapas Hidayat, Kamis (19/08/2024).
Diakui Hidayat, pemijahan ikan koi sendiri dipandu oleh petugas Lapas Kelas IIA Pangkalpinang yang berpengalaman dalam budidaya ikan hias dengan memberikan pengetahuan dasar hingga teknik lanjutan dalam pemijahan ikan koi.
Selama proses pemijahan, warga Binaan diajarkan cara memilih indukan berkualitas, proses pemijahan, perawatan telur, hingga pemeliharaan larva hingga menjadi ikan koi dewasa.
"Iya, seluruh tahapan dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan keberhasilan dan kualitas hasil produksi. Dengan adanya program pemijahan ikan koi, diharapkan menciptakan warga binaan yang siap berkarya dan berdaya saing setelah menjalani masa hukuman," ucapnya.
Dirinya juga menyebutkan, kegiatan ini nanti memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan baik dari segi keterampilan maupun potensi ekonomi.
"Hasil dari pemijahan ini diharapkan berkontribusi pada pendapatan warga binaan, setelah bebas sehingga dapat mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masyarakat," sebut Hidayat.
Selain itu Hidayat pun membeberkan, program program ini memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu sumber pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lapas Pangkalpinang.
"Ikan koi memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran, jadi hasil dari program ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas pembinaan di Lapas Pangkalpinang," bebernya. (Bangkapos.com/Adi Saputra).
| Lapas Narkotika Pangkalpinang Bantah Isu Pemindahan Warga Binaan ke Nusakambangan, Itu hoaks |
|
|---|
| Gubernur Babel Hidayat Arsani Sebut Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal |
|
|---|
| Basarnas Siaga Khusus Amankan Kegiatan Triathlon 2026 di Pantai Tanjung Pesona |
|
|---|
| Kasus Thalasemia di Bangka Belitung Mencapai 149 Orang, Mayoritas Dialami Anak |
|
|---|
| Program Kelurahan Binaan, Lapas Pangkalpinang Produktifkan Kebun Adat Tuatunu Indah dengan Kompos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Kalapas-Kelas-IIA-Pangkalpinang-cek-ikan-koi.jpg)